Perkuat Promosi Sumbu Filosofi, Balai Pengelolaan Kawasan Gelar Pelatihan Media Sosial

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta menggelar pelatihan pengelolaan media sosial guna memperkuat promosi Warisan Dunia UNESCO berbasis masyarakat digital.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 15–16 Juli 2026, di Ruang Bima Dinas Kebudayaan DIY, Yogyakarta, melibatkan peserta antusias.

Sebanyak 30 peserta berasal dari Karang Taruna serta LPMK sepanjang Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan media sosial.

Pelatihan bertujuan membekali peserta memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, publikasi, promosi, sekaligus memperluas pengenalan Warisan Dunia UNESCO kepada masyarakat.

Peserta memperoleh materi pengenalan Kawasan Sumbu Filosofi, strategi media sosial, manajemen interaksi, penulisan konten kreatif, hingga produksi konten digital berkualitas.

Narasumber Jujun Kurniawan menyampaikan sejarah Sumbu Filosofi, sementara Nurul Pikroh membahas strategi media sosial, perencanaan konten, serta membangun interaksi audiens.

Firstanto Didik Arifianto, Jefri Eko Cahyono, dan Imam Yudhanto melengkapi pelatihan melalui praktik produksi konten digital menggunakan berbagai platform media sosial.

Peserta LPMK Cokrodiningratan, Margono, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Pelatihan ini sangat penting bagi kami untuk memperkenalkan Sumbu Filosofi kepada masyarakat,” ujarnya.

Margono menambahkan, “Kami kini memiliki bekal membuat konten lebih menarik sehingga nilai budaya Sumbu Filosofi semakin dikenal wisatawan maupun generasi muda.”

Nurul Pikroh menegaskan, “Mengelola media sosial bukan sekadar rajin mengunggah konten, tetapi membutuhkan strategi, pesan jelas, serta interaksi yang membangun bersama.”

Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi duta digital.

“Karang Taruna dan LPMK harus kreatif, konsisten, serta aktif mempromosikan Sumbu Filosofi,” katanya.

Kepala Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta Aryanto Hendro Suprantoro berharap pelatihan melahirkan jejaring pengelola media sosial aktif di setiap kampung.

Aryanto mengatakan, “Kolaborasi masyarakat menjadi kunci memperkuat promosi kawasan sehingga nilai universal Sumbu Filosofi semakin dikenal masyarakat dunia melalui media digital.”

Seluruh peserta juga mengikuti praktik langsung membuat konten menggunakan telepon pintar maupun laptop dengan pendampingan narasumber selama pelatihan berlangsung intensif.

Melalui penguatan sumber daya manusia, promosi Kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta diharapkan menjangkau audiens lebih luas, memperkuat edukasi, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat global.

Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kebudayaan DIY yang bertanggung jawab menjaga, mengelola, serta mempromosikan kawasan bersejarah tersebut.

Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap masyarakat menjadi garda terdepan memanfaatkan media sosial untuk menjaga, mengenalkan, dan melestarikan Warisan Dunia UNESCO bersama.

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB