Peringkat Naik Signifikan, UMY Masuk 100 Besar Kampus Terbaik Asia Tenggara

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencatat lonjakan peringkat dalam daftar QS Asia University Rankings (QS AUR) 2026. Dalam hasil pemeringkatan yang dirilis Selasa (4/11/2025), UMY menempati posisi ke-526 di tingkat Asia, naik dari rentang peringkat 561–580 pada tahun sebelumnya. Di kawasan Asia Tenggara, UMY berada di peringkat ke-99, sementara di tingkat nasional menempati posisi ke-23 dan menjadi kampus swasta terbaik ke-7 di Indonesia.

Peningkatan peringkat ini didorong oleh lonjakan skor pada tiga indikator utama: Academic Reputation, International Research Network (IRN), dan Employer Reputation. Dalam indikator Academic Reputation, skor UMY naik hampir tiga kali lipat dari 14,1 menjadi 40,4 dalam dua tahun terakhir. Sementara pada indikator IRN, skor meningkat tajam dari 5,9 menjadi 29,0. Adapun Employer Reputation juga menguat dari 13 menjadi 16,4.

Kenaikan skor tersebut mencerminkan keberhasilan UMY memperluas kolaborasi riset lintas negara, publikasi ilmiah bereputasi, dan kemitraan dengan dunia industri. “Ranking ini adalah bentuk rekognisi eksternal atas kinerja universitas. Kami menjadikan indikator QS bukan sekadar target, tetapi bagian dari sistem pengukuran kinerja institusi,” ujar Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., di kampus terpadu UMY, Rabu (5/11/2025).

Nurmandi menjelaskan, kebijakan internasionalisasi akademik UMY berfokus pada peningkatan kerja sama riset global dan pelibatan dosen serta mahasiswa dalam kegiatan akademik internasional. “Kami tengah mendorong agar setidaknya 30 persen mata kuliah di UMY melibatkan dosen asing dalam sistem team teaching. Dengan begitu, eksposur internasional dosen dan mahasiswa meningkat,” katanya.

Selain memperkuat reputasi akademik, UMY juga menaruh perhatian pada kualitas lulusan. Melalui jejaring alumni strategis di dunia industri, kampus ini mendorong kolaborasi profesional yang membuka peluang kerja serta meningkatkan pengakuan lulusan di tingkat nasional dan internasional.

Dengan strategi terukur dan berkelanjutan, UMY menargetkan kenaikan posisi lebih tinggi pada pemeringkatan QS AUR mendatang. “Tujuannya bukan hanya mencapai peringkat tertentu, tetapi menjadikan budaya mutu dan daya saing global sebagai bagian dari karakter universitas,” ujar Nurmandi.(ihd)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Suap Ketua Ombudsman RI, MAKI Minta Kejagung Kembangkan Penyidikan
Kampung Wisata Jadi Tumpuan, Yogyakarta Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas
144 Pemain dari 20 Klub Ramaikan Grand Slam Puri Open 2026 di Purwakarta
Sultan HB X Sambut Jenazah Prajurit Gugur Misi Lebanon
‎Pembunuhan Sadis Warga Halteng, Sengketa Lahan Picu Amarah
Pasar Murah 5 Ton Digelar, Pemkot Yogya Jaga Daya Beli dan Redam Inflasi Jelang Lebaran
Transformasi Digital Birokrasi Picu Konsekuensi Hukum Baru di PTUN
Siswa SD dan SMP Bekasi Harumkan Nama Daerah di Ajang Internasional

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Kasus Dugaan Suap Ketua Ombudsman RI, MAKI Minta Kejagung Kembangkan Penyidikan

Minggu, 12 April 2026 - 22:18 WIB

Kampung Wisata Jadi Tumpuan, Yogyakarta Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas

Kamis, 9 April 2026 - 08:49 WIB

144 Pemain dari 20 Klub Ramaikan Grand Slam Puri Open 2026 di Purwakarta

Minggu, 5 April 2026 - 09:45 WIB

Sultan HB X Sambut Jenazah Prajurit Gugur Misi Lebanon

Sabtu, 4 April 2026 - 11:36 WIB

‎Pembunuhan Sadis Warga Halteng, Sengketa Lahan Picu Amarah

Berita Terbaru