Percepat Rehabilitasi Pascabanjir, Satgas PRR Fokus Hunian Layak dan Fasilitas Terpadu

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh Utara – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat relokasi dan pembangunan hunian layak bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Dusun Kareung, Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Jumat (20/2/2026).

Tito menyampaikan bahwa pemerintah tidak ingin ada warga yang terus tinggal di tenda dalam waktu lama. Ia menekankan hunian sementara (huntara) harus segera dibangun agar masyarakat bisa tinggal lebih nyaman sembari menunggu hunian tetap (huntap). “Saya ingin agar secepat mungkin dibangunkan hunian sementara yang layak, jangan lagi [tinggal] di tenda karena di tenda itu enggak nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat yang berada di permukiman rawan banjir dan masuk kategori daerah berisiko tinggi akan direlokasi ke wilayah yang lebih aman. Menurutnya, relokasi merupakan langkah paling aman untuk mencegah korban terdampak kembali jika bencana serupa terjadi.

“Relokasi itu artinya [masyarakat yang sebelumnya berada di] ‘daerah merah’ karena itu dipindahkan semua. Kalau pindahkan semua ya semua harus mendapatkan hunian tetap,” tegasnya.

Tito juga memaparkan skema pembangunan rumah pascarelokasi. Bagi warga yang memilih membangun di atas tanah masing-masing, proses pembangunan akan dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara jika dibangun dalam bentuk kompleks terpadu, akan melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Ia meminta pemerintah daerah (Pemda) segera menyampaikan data warga agar pembagian tugas antarinstansi bisa dilakukan tanpa hambatan.

Selain hunian, pemerintah juga akan mengusulkan pembangunan fasilitas pendukung seperti tempat ibadah, sekolah, dan infrastruktur dasar di lokasi baru. Seluruh fasilitas tersebut dirancang agar terintegrasi dan lebih aman dari ancaman banjir.

Pada kesempatan itu, Tito turut menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut mencakup perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, sarung, dan Al-Qur’an dari Presiden Prabowo Subianto. Selain itu ada pula ribuan pakaian dan perlengkapan lainnya bagi anak-anak maupun orang dewasa.

“Kami datang ke sini juga membawa sekadar oleh-oleh bantuan… yang mudah-mudahan bisa membantu Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, adik-adik semua di sini ya,” katanya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri||Satgas PRR

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Kemendagri-KPK Perkuat Kolaborasi Antikorupsi, Titik Rawan di Daerah Jadi Prioritas
Sekjen Kemendagri Minta Pejabat Baru Bangun Budaya Kerja Inovatif dan Adaptif
Mendagri Tito Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik demi Ketahanan Negara
Yane Bima Arya Dorong Pendampingan Orang Tua untuk Membangun Karakter Anak Sejak Dini
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Secara Tepat Melalui Prinsip 5T
Kemenekraf Jadikan Creative Hub AMANAH Pusat Pertumbuhan Ekonomi Aceh
Menteri Ekraf Ingin Distribusi Film Makin Luas Lewat Indobox Cinema
Perkuat Perfilman Berbasis Data, Kementerian Ekraf Siap Kolaborasi dengan Cinepoint

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:32 WIB

Kemendagri-KPK Perkuat Kolaborasi Antikorupsi, Titik Rawan di Daerah Jadi Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:21 WIB

Mendagri Tito Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik demi Ketahanan Negara

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:16 WIB

Yane Bima Arya Dorong Pendampingan Orang Tua untuk Membangun Karakter Anak Sejak Dini

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Secara Tepat Melalui Prinsip 5T

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kemenekraf Jadikan Creative Hub AMANAH Pusat Pertumbuhan Ekonomi Aceh

Berita Terbaru