Olahraga Jadi Kunci Keluarga Sehat, Ketua Umum TP PKK Dorong Gaya Hidup Aktif

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Umum Perwosi Tri Tito Karnavian berfoto bersama jajaran pengurus dan para peserta usai membuka Lomba Senam Kreasi Nasional Tahun 2026 di GOR Soemantri, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Umum Perwosi Tri Tito Karnavian berfoto bersama jajaran pengurus dan para peserta usai membuka Lomba Senam Kreasi Nasional Tahun 2026 di GOR Soemantri, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Tri Tito Karnavian mendorong olahraga terus menjadi bagian dari kehidupan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, kebiasaan berolahraga dapat menjadi wadah untuk membangun generasi yang sehat dan dapat diandalkan menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Tri saat membuka Lomba Senam Kreasi Nasional Tahun 2026 di GOR Soemantri, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan Perwosi bekerja sama dengan TP PKK Pusat dan dihadiri oleh Pengurus Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih (KMP). Acara ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-59 Perwosi.

Dalam sambutannya, Tri mengapresiasi perjuangan para peserta yang telah melalui berbagai tahapan untuk dapat mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Ia memahami bahwa persiapan peserta tidak mudah, mulai dari menyusun konsep, berlatih, hingga menyiapkan kostum, transportasi, dan akomodasi.

Menurut Tri, perjuangan tersebut memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar hasil kompetisi. Karena itu, ia meminta peserta tidak berkecil hati apabila belum memperoleh juara pertama, kedua, atau ketiga.

“Untuk hadir di dalam ruangan ini sebetulnya kalian sudah juara. Karena kalian sudah melewati perjuangan mulai dari mempersiapkan konsep, berlatih, dan yang pasti segala upaya untuk bisa hadir. Yaitu menyiapkan kostum, transportasi, akomodasi itu memerlukan biaya yang tidak sedikit,” ujar Tri.

Lebih lanjut, Tri menilai para peserta telah menjadi teladan bagi masyarakat karena menunjukkan semangat untuk berolahraga sekaligus menghadirkan kreasi yang mencerminkan keberagaman daerah. Menurutnya, semangat tersebut perlu dipertahankan dan diteruskan di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan, kegiatan olahraga yang digerakkan Perwosi tidak semata-mata diarahkan untuk membina olahragawan berprestasi. Lebih dari itu, olahraga diharapkan dapat menjadi wadah bagi keluarga untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi pada masa depan.

“Tapi kita bersama-sama bergerak agar olahraga menjadi salah satu wadah bagi keluarga untuk menciptakan generasi-generasi yang bisa kita andalkan di masa yang akan datang. Khususnya Indonesia Emas 2045 yang tidak lama lagi karena kalian yang akan menjadi generasi emas tersebut,” paparnya.

Tri juga berharap semangat berolahraga tidak berhenti setelah lomba selesai. Ia mendorong agar kegiatan serupa terus dilanjutkan di daerah masing-masing sehingga olahraga dapat semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Mudah-mudahan acara ini bisa berlangsung baik dan nanti kembali ke tempat masing-masing menjadi terus dilanjutkan. Tidak hanya sampai di sini, ini agar menjadi kegiatan yang rutin memasarkan olahraga dan membuat masyarakat menjadi sehat,” pungkas Tri.

Lomba tersebut diikuti 26 peserta yang mewakili berbagai daerah di Indonesia. Para peserta menampilkan kreasi senam dengan memadukan gerakan olahraga, kreativitas, serta unsur budaya dari daerah masing-masing.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran
Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC
Tak Cuma Humas! Mendagri Minta Diskominfo Jadi Motor Utama Komunikasi Strategis Daerah
Dorong Pemda Bergerak Cepat, Wamendagri Tegaskan Penanggulangan TBC Harus Masuk Agenda Utama Pembangunan
Perjelas Peran Pemda hingga Desa, Wamendagri Dorong Sinergi Bersama Bebaskan Indonesia dari TBC

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta, Lindungi Pekerja

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:26 WIB