Pemprov Banten Kucurkan Rp24,3 Miliar Bantuan UEP dan Jaminan Sosial bagi 35.450 Keluarga

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lebak – ​Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Jaminan Sosial Keluarga senilai total lebih dari Rp24,3 miliar kepada masyarakat Banten. Penyaluran ini dilakukan di Graha Bank Banten pada Kamis, 11 Desember 2025, melalui Bank Banten untuk menjamin transparansi dan ketepatan sasaran distribusi non-tunai.

​Wagub Dimyati menjelaskan bahwa program UEP dan Jaminan Sosial Keluarga merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan sosial, serta menurunkan risiko kemiskinan, gizi buruk, dan stunting.

​“Bantuan sosial ini merupakan bagian dari amal kebaikan pemerintah kepada masyarakat. Ini instrumen penting untuk menciptakan peluang usaha dan mengurangi risiko sosial ekonomi pada tingkat keluarga,” ujar Wagub Dimyati.

​Anggaran dan Sasaran Program

​Program UEP tahun ini menjangkau 2.450 keluarga penerima manfaat dengan nilai bantuan sebesar Rp2 juta per Kartu Keluarga (KK). Sementara itu, Jaminan Sosial Keluarga diberikan kepada 33.000 keluarga dengan total anggaran mencapai Rp19 miliar.

​Wagub Dimyati secara tegas meminta agar dana UEP digunakan sebagai modal usaha, bukan untuk konsumsi.

​“Bantuan ini untuk kemandirian ekonomi masyarakat. Dua juta rupiah ini jangan dipakai membeli sepeda atau telepon genggam, tetapi jadikan modal usaha, bikin kue, kerajinan, jualan bakso, sate, donat. Kalau diputar, manfaatnya besar,” tegasnya.

​Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

​Dimyati mengungkapkan bahwa 95 persen penerima bantuan UEP adalah perempuan dan ibu rumah tangga. Pemprov Banten menilai perempuan lebih amanah dalam mengelola dana usaha dan lebih siap menghadapi kondisi ketika pencari nafkah utama mengalami risiko kecelakaan atau kehilangan pekerjaan.

“Kalau ibu-ibu kuat dan mandiri, keluarga tidak stres. Ibu-ibu yang memegang ekonomi rumah tangga justru memperkuat ketahanan keluarga,” ucapnya. Menekankan peran sentral perempuan dalam ketahanan ekonomi rumah tangga.
​Selain modal usaha, Jaminan Sosial Keluarga berfungsi sebagai dukungan makanan tambahan bergizi untuk anak-anak guna mengurangi risiko stunting dan gizi buruk, serta memastikan tumbuh kembang yang optimal.

​Larangan Pungutan dan Penegasan Transparansi

​Wagub Dimyati juga secara keras melarang adanya pemotongan dalam bentuk apa pun terhadap bantuan yang disalurkan.

​“Bantuan sudah kecil, kalau dipotong lagi itu zalim. Tidak boleh ada pungli. Bantuan harus sampai penuh ke tangan penerima manfaat,” tegasnya.

​Penyaluran melalui Bank Banten juga menjadi upaya Pemprov Banten untuk memperkuat transparansi keuangan daerah dan memastikan program ini tepat sasaran. Wagub berharap UEP menjadi “bola salju” yang terus membesar dan mendorong terciptanya pelaku usaha baru di Banten.

​Penyerahan bantuan secara simbolis diberikan Wagub Dimyati kepada perwakilan penerima manfaat, di antaranya Depi Khairaini, Manawiyah, dan Yumiati, serta penerima UEP lainnya seperti Bapak Androi, Bapak Abdul Hayi, dan Ibu Sutariah. (Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD, Andra Soni Paparkan Pertanggungjawaban APBD Banten 2025
Tahun Baru Islam 1448 H, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan bagi Masyarakat
Kecamatan Balaraja Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Andra Soni: Pemerintah Semakin Serius Majukan Pertanian dan Ketahanan Pangan
Ketua TP PKK Banten Pastikan Program PKK Berdampak bagi Keluarga dan Lingkungan
Perkuat Sinergi dengan Industri, Andra Soni Ingin Warga Banten Jadi Prioritas Rekrutmen
Achmad Dimyati: Catur Mengajarkan Fokus dan Pentingnya Saling Menjaga
Cegah Tawuran dan Penyalahgunaan Narkoba, ALPETARA Perkuat Edukasi Pelajar Tangerang Raya

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:41 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Andra Soni Paparkan Pertanggungjawaban APBD Banten 2025

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:15 WIB

Tahun Baru Islam 1448 H, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan bagi Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Kecamatan Balaraja Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:14 WIB

Andra Soni: Pemerintah Semakin Serius Majukan Pertanian dan Ketahanan Pangan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:04 WIB

Ketua TP PKK Banten Pastikan Program PKK Berdampak bagi Keluarga dan Lingkungan

Berita Terbaru