Pemkot Yogyakarta Genjot Aktivasi IKD, Dorong Warga Beralih Identitas Digital

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan target 50.000 warga beralih dari KTP-el fisik menuju identitas digital.

‎Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, menegaskan bahwa transformasi ini menjadi “langkah penting menuju layanan publik yang makin cepat dan terintegrasi”.

‎Ia menambahkan, “IKD adalah fondasi smart city yang harus kita dorong bersama.”

‎Program percepatan ini tak hanya menyiapkan modernisasi data kependudukan, tetapi juga membangun ekosistem layanan publik digital yang lebih aman dan efisien.

‎Septi menekankan bahwa IKD mampu menyimpan KTP, KK, hingga dokumen kependudukan lain dalam satu aplikasi.

‎“Keamanannya berlapis, aksesnya mudah, dan validasinya lebih cepat,” ujarnya menegaskan manfaatnya.

‎Antusiasme warga terlihat dalam layanan akhir pekan yang dibuka setiap Sabtu–Minggu selama November.

‎Warga memadati kantor Dindukcapil untuk memanfaatkan layanan “jemput bola” tersebut.

‎“Kami sengaja membuka layanan di hari libur agar masyarakat pekerja tetap bisa mengaktifkan IKD tanpa mengganggu rutinitas mereka,” kata Septi.

‎Ia memastikan proses aktivasi berlangsung “gratis, aman, dan hanya beberapa menit”.

‎Meski demikian, keraguan warga masih muncul karena belum semua instansi menerima IKD sebagai dokumen resmi.

‎Beberapa warga mengaku tetap membawa KTP-el fisik untuk berjaga-jaga. Menanggapi hal itu, Septi menegaskan bahwa edukasi publik terus digencarkan.

‎“Kami ingin masyarakat memahami bahwa IKD adalah masa depan administrasi kependudukan. Ini bukan sekadar tren digital, melainkan kebutuhan,” ujarnya.

‎Pemerintah berharap target 50.000 pengguna aktif IKD mampu mendorong terwujudnya Yogyakarta sebagai kota digital yang lebih efisien dan terintegrasi.

(waw)

Berita Terkait

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia
Bendera Raksasa 481 Meter Siap Gegerkan Jogja Merah Putih
Suara Inklusi untuk Semua 2026, Malioboro Jadi Panggung Kesetaraan dan Kebersamaan
TMMD Sengkuyung III Wonosobo Tuntaskan Renovasi Rumah Artiyono dan Ratiyo

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:49 WIB

‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB