Pemkot Jogja Inspeksi Gedung, Baru 12 Persen Penuhi Standar Proteksi Kebakaran

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Taokhid dalam kegiatan Siprotex Award. (Jennus)

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Taokhid dalam kegiatan Siprotex Award. (Jennus)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat upaya pencegahan kebakaran dengan mengintensifkan program inspeksi dan proteksi kebakaran di berbagai bangunan gedung.

Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan kota yang aman dan nyaman dari ancaman risiko kebakaran, sejalan dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Taokhid, mengatakan, sejak 2021 pihaknya telah menjalankan program inspeksi kebakaran terhadap 40 bangunan menengah ke atas setiap tahun.

Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih banyak gedung yang belum memenuhi standar keselamatan kebakaran.

“Dari hasil inspeksi, hanya sekitar 12 persen gedung yang memenuhi standar fasilitas proteksi dan keberfungsian sarana. Sementara itu, 45,96 persen sudah memenuhi sebagian besar ketentuan, dan 42,78 persen sisanya masih belum memenuhi standar,” ujar Taokhid dalam kegiatan Siprotex Award 2025, Kamis (6/11/2025).

Menurut Taokhid, penghargaan Siprotex Award menjadi bentuk apresiasi bagi gedung yang telah memenuhi ketentuan keselamatan kebakaran.

Tahun ini, tiga bangunan yang menerima penghargaan ialah Swiss-Belboutique Hotel (juara I), Kantor OJK Yogyakarta (juara II), dan Royal Dharmo Hotel (juara III).

“Diharapkan penghargaan ini dapat menjadi contoh bagi pengelola gedung lain untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan kebakaran, apalagi Yogyakarta merupakan kota pariwisata yang menjadi pintu masuk wisatawan,” katanya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengatakan kegiatan Siprotex Award juga menjadi momentum untuk memotivasi para pengelola gedung agar melengkapi sarana pemadam kebakaran.

Berdasarkan data Damkarmat, dari 40 gedung yang diperiksa, baru 12 di antaranya memiliki peralatan pemadam kebakaran yang layak.

“Kami memahami ada keterbatasan anggaran. Karena itu, sosialisasi mengenai mitigasi kebakaran terus kami intensifkan,” ujar Wawan.

Pemkot Yogyakarta juga tengah menambah lokasi unit pemadam kebakaran baru. Rencana penempatan berada di sekitar Balai Kota dekat Mandalakrida, di kawasan Kiai Mojo, serta satu lokasi di Alun-alun Utara yang saat ini masih menunggu izin dari pihak Kraton.

“Penambahan lokasi ini bagian dari strategi pencegahan dini agar potensi kebakaran dapat dimitigasi lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, General Manager Royal Dharmo Hotel Yogyakarta, Joko, menegaskan komitmen pihaknya terhadap keselamatan dengan terus memperbarui peralatan proteksi kebakaran.

“Prinsip kami sederhana: lebih baik mengeluarkan Rp1 juta untuk pencegahan, daripada rugi puluhan miliar karena kebakaran,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

RSCM Ditetapkan Jadi Rumah Sakit Penyangga Nasional Terapi Sel Punca
Sampah dan Parkir Liar Meningkat, Malioboro Full Pedestrian Hadapi Banyak PR
Jogja Masuk Tiga Terbaik ACFFEST 2025: Kreativitas Kampanye Antikorupsi Diakui KPK
Yogyakarta Raih Predikat Terbaik Keterbukaan Informasi Publik DIY 2025
Sate
Ketua DPRD Jogja Soroti Ormas sebagai Penghubung Aspirasi Warga dan Penggerak Sosial
Malam Ini, Menko AHY Akan Menerima Nanyang Distinguished Alumni Award 2025, Penghargaan Tertinggi NTU
UMY Naik 50 Peringkat dalam QS Sustainability 2026, Unggul Kinerja Riset Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:08 WIB

RSCM Ditetapkan Jadi Rumah Sakit Penyangga Nasional Terapi Sel Punca

Senin, 1 Desember 2025 - 20:35 WIB

Sampah dan Parkir Liar Meningkat, Malioboro Full Pedestrian Hadapi Banyak PR

Minggu, 30 November 2025 - 10:26 WIB

Jogja Masuk Tiga Terbaik ACFFEST 2025: Kreativitas Kampanye Antikorupsi Diakui KPK

Kamis, 27 November 2025 - 19:00 WIB

Yogyakarta Raih Predikat Terbaik Keterbukaan Informasi Publik DIY 2025

Rabu, 26 November 2025 - 20:34 WIB

Sate

Berita Terbaru