Pemkot Dorong Ekosistem Ekonomi Syariah di Yogyakarta Lewat Kolaborasi

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Ngampilan – Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber Studium Generale Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Syariah Daerah Istimewa Yogyakarta di Smtorium Ballroom, SM Tower Malioboro, Senin (22/9/2025).

Wawan menekankan, Pemkot Yogyakarta akan terus mendukung tumbuhnya ekonomi syariah melalui kebijakan, fasilitasi, hingga edukasi masyarakat.

“Ekonomi syariah adalah instrumen penting untuk membangun kemandirian masyarakat sekaligus memperkuat UMKM di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Langkah konkret yang ditempuh antara lain mempermudah akses pembiayaan syariah bagi pelaku UMKM, meningkatkan literasi melalui edukasi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, perbankan syariah, asosiasi pengusaha, hingga akademisi.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk mewujudkan Kota Yogyakarta dan DIY sebagai pusat ekonomi syariah unggulan, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional,” kata Wawan.

Selain Wawan, hadir pula Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi, yang menekankan peran strategis dunia usaha dalam memperluas cakupan ekonomi syariah.

“Ekonomi syariah tidak hanya terkait produk keuangan, tetapi juga mencakup rantai pasok halal, industri kreatif, hingga pariwisata berbasis syariah. Dunia usaha harus menjadi motor penggerak,” ucapnya.

Acara ini juga dirangkai dengan pelantikan pengurus HIPMI Syariah DIY. Ketua Umum HIPMI Syariah DIY, Fajarruddin Achmad Muharom, menyebutkan bahwa pelantikan ini merupakan yang kedua di Indonesia. “Setelah di Jogja, pembentukan HIPMI Syariah akan bergilir ke kota-kota lain,” ujarnya.

Studium Generale HIPMI Syariah DIY diikuti ratusan peserta, mulai dari pengusaha muda, akademisi, praktisi perbankan syariah, hingga mahasiswa. Kehadiran berbagai narasumber diharapkan dapat memberi inspirasi sekaligus strategi nyata dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan di Yogyakarta. (ihd)

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Arahan Presiden Bergerak Cepat dan Bergerak Bersama Terwujud di Aceh Tamiang
Wamendagri Ribka Haluk Luruskan Opini Publik soal Arahan Presiden Terkait Sawit di Papua
Menikmati Puisi Kritis ” TETAPLAH BODOH”, Karya Fathul Wahid
Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Lampung Terima Arahan Gubernur di Kantor Gubernur
Gerakan Mas JOS Menguat, 37.000 Keluarga di Jogja Aktif Olah Sampah
RSCM Ditetapkan Jadi Rumah Sakit Penyangga Nasional Terapi Sel Punca
Sampah dan Parkir Liar Meningkat, Malioboro Full Pedestrian Hadapi Banyak PR
Jogja Masuk Tiga Terbaik ACFFEST 2025: Kreativitas Kampanye Antikorupsi Diakui KPK

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:22 WIB

Wamendagri Bima Arya Arahan Presiden Bergerak Cepat dan Bergerak Bersama Terwujud di Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 20:24 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Luruskan Opini Publik soal Arahan Presiden Terkait Sawit di Papua

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:48 WIB

Menikmati Puisi Kritis ” TETAPLAH BODOH”, Karya Fathul Wahid

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:36 WIB

Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Lampung Terima Arahan Gubernur di Kantor Gubernur

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:10 WIB

Gerakan Mas JOS Menguat, 37.000 Keluarga di Jogja Aktif Olah Sampah

Berita Terbaru