Pemkot Bekasi Gandeng TK dan PAUD dalam Edukasi Kesiapsiagaan Bencana

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung kegiatan edukasi kesiapsiagaan bencana bagi anak-anak usia dini yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melalui program FLASK (Fasilitasi Sosialisasi Kebencanaan), Jumat (17/10).

Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak dari TK Cahaya Hati, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara. Mereka tampak antusias mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana dan permainan edukatif di area parkiran Kantor Pemerintah Kota Bekasi, termasuk mencoba boating atau naik perahu di danau kecil sekitar area tersebut.

Wali Kota Tri Adhianto turut berinteraksi dengan para peserta anak anak TK, menyapa mereka satu per satu dan membagikan cokelat sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar mereka.

“Sejak usia dini, anak-anak perlu dikenalkan pada pendidikan kebencanaan agar memiliki rasa tanggap dan sigap ketika menghadapi situasi darurat, seperti gempa atau banjir,” ujar Tri.

Tri juga menambahkan, program seperti FLASK menjadi langkah penting dalam menanamkan budaya sadar bencana di masyarakat, dimulai dari anak-anak sebagai generasi penerus. Ia menyebutkan, kegiatan serupa nantinya tidak hanya melibatkan BPBD, tetapi juga Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memperluas pembelajaran tentang keselamatan bagi anak usia dini.

“Harapan saya, program ini bisa rutin dilakukan di berbagai TK dan PAUD di Kota Bekasi, agar edukasi kesiapsiagaan bencana menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari,” tutupnya.

Ia juga paparkan, bahwa setiap warga bisa mengikuti program ini dengan mendaftarkan pendidikan usia dini atau TK ke BPBD Kota Bekasi, menikmati program Pemerintah dengan bermain bagi anak anak.(nr)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa
Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama
Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Fokus Memperluas Jangkauan Transportasi Publik Melalui Layanan Trans Beken
Jembatan Kalimalang Diresmikan, Sinergi Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Ditingkatkan
Bekasi Berkebaya Hadirkan Fashion Show Disabilitas, Tegaskan Nilai Kesetaraan dan Inklusivitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIB

Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:51 WIB

Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:46 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB