Pelatihan Kuliner di Kasemen Jadi Upaya PKK Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Suasana Lapangan Kantor Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin (18/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Puluhan ibu rumah tangga duduk berkelompok memperhatikan proses pembuatan pempek dan tekwan yang diperagakan langsung oleh Chef Reza Fahrefi bersama timnya. Sesekali terdengar tawa dan obrolan ringan, namun perhatian mereka tetap tertuju pada adonan ikan yang sedang diolah.

Kegiatan pelatihan tersebut diinisiasi Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni bersama PKK Kota Serang. Pelatihan itu ditujukan untuk memberikan keterampilan tambahan bagi ibu rumah tangga agar dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Chef Reza Fahrefi menjelaskan tahapan pembuatan makanan khas Palembang itu secara rinci, mulai dari memilih bahan, mencampur adonan, hingga teknik penyajian. Para peserta juga diberi kesempatan mencoba langsung proses pembuatannya.

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni berharap peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai. Menurutnya, keterampilan sederhana dapat menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan.

“Pelatihan ini diharapkan bisa diikuti serius sampai akhir. Nanti di rumah ibu-ibu bisa berjualan dan mendapatkan tambahan penghasilan untuk keluarga,” kata Tinawati.

Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan dapur seperti cabai, tomat, maupun sayur mayur. Langkah kecil tersebut, menurutnya, dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sehari-hari.

“Kita bisa mengatur ekonomi keluarga dari hal terkecil. Misalnya suami memberi uang belanja Rp50 ribu, kalau kita bisa menghemat Rp10 ribu karena menanam cabai atau sayuran sendiri, itu bisa disisihkan untuk kebutuhan lain di rumah,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, TP PKK Provinsi Banten bersama TP PKK Kota Serang juga menggelar sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) melalui pemberian bantuan makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting.

Tinawati tampak berdialog langsung dengan sejumlah warga. Salah satunya Nia Herlina (20), warga Lingkungan Ciranjang, Kasemen, yang tengah mengandung anak pertama dengan usia kehamilan tiga bulan. Dalam perbincangan singkat tersebut, Tinawati mengajak Nia untuk menjaga kesehatan selama masa kehamilan dengan rutin mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak sayur, serta aktif memeriksakan kandungan di posyandu.

“Kehamilan harus dijaga baik-baik. Makan yang sehat dan rutin periksa supaya ibu dan bayinya sehat,” ucap Tinawati kepada Nia.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot
Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor
Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah
Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan
Lewat Bancakan, Tinawati Andra Soni Perkenalkan Ragam Kuliner dan Budaya Banten ke Relawan Jepang
Update Penanganan Parkir Pancatama, Polda Banten Jelaskan Penetapan Tarif Parkir
Gubernur Andra Soni Ajak NasDem Perkuat Sinergi Akselerasi Pembangunan Banten

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Lewat Bancakan, Tinawati Andra Soni Perkenalkan Ragam Kuliner dan Budaya Banten ke Relawan Jepang

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB