Pantai Ketapang Carita Jadi Lokasi Peluncuran Program Pesisir Berdaya Lestari

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, PANDEGLANG – PT Surveyor Indonesia (Persero) bersama Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut (KABL) resmi meluncurkan Program Pesisir Berdaya Lestari di Pantai Ketapang, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (18/6/2026). Program tersebut merupakan bentuk kolaborasi multipihak untuk membangun masyarakat pesisir yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan melalui penguatan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara terintegrasi.

Peluncuran program dihadiri jajaran pimpinan PT Surveyor Indonesia (Persero), Universitas Multimedia Nusantara, pemerintah daerah, instansi teknis, sekolah, komunitas, serta masyarakat Desa Sukarame. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susianti, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap berbagai inisiatif pembangunan pesisir yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan potensi daerah.

Program Pesisir Berdaya Lestari dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir melalui pendekatan yang mengintegrasikan sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan konservasi lingkungan. Melalui kolaborasi antara dunia usaha, perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Pelaksanaan program diwujudkan melalui tiga pilar utama yang saling terintegrasi, yakni pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pada sektor pendidikan, PT Surveyor Indonesia (Persero) memberikan dukungan berupa sarana pembelajaran dan literasi untuk memperluas akses pendidikan bagi para pelajar di Desa Sukarame.

Di bidang lingkungan, perusahaan mendukung penguatan budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah melalui penyediaan sarana pendukung bagi sekolah serta pelaksanaan berbagai kegiatan konservasi pesisir guna menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Sementara itu, pada sektor ekonomi, program difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan sertifikasi halal, serta edukasi mengenai akses pembiayaan usaha guna meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat pesisir.

Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Universitas Multimedia Nusantara turut berkontribusi melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan, serta pendampingan masyarakat. Keterlibatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan kepedulian terhadap isu keberlanjutan.

Keterlibatan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu kolaborasi menunjukkan bahwa pembangunan pesisir yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama lintas sektor. Program Pesisir Berdaya Lestari diharapkan menjadi contoh praktik kolaboratif yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Melalui program ini, PT Surveyor Indonesia (Persero), Universitas Multimedia Nusantara, dan Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun kawasan pesisir yang lestari, masyarakat yang berdaya, serta ekonomi lokal yang tangguh. Sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Desa Sukarame, Kabupaten Pandeglang, maupun Provinsi Banten secara lebih luas.

Tentang Program Pesisir Berdaya Lestari

Pesisir Berdaya Lestari merupakan program kolaborasi antara PT Surveyor Indonesia (Persero), Universitas Multimedia Nusantara, dan Yayasan Konservasi Alam Bawah Laut yang berfokus pada penguatan masyarakat pesisir melalui tiga pilar utama, yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 14 (Ekosistem Laut), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).(*)

Berita Terkait

Polda Banten Imbau Generasi Muda Jauhi Judi Bola Online dan Utamakan Sportivitas
Wagub Dimyati: Wanita Pembawa Sukses Berkat Amanah, Tangguh, dan Proaktif
Pemuda Berdampak Audiensi dengan DPRD Banten, Bahas Pendidikan, Ketahanan Pangan, dan Literasi Menuju Indonesia Emas 2045
Pemprov dan DPRD Banten Perkuat Sinergi, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan
Raker APPSI Soroti UMKM dan Pajak Air Permukaan, Andra Soni Tekankan Pengelolaan SDA Berkelanjutan
HIPMI Banten Bawa Peluang Ekspor, UMKM Desa Tegal Maja Bidik Pasar Jepang
Pemprov Banten Hadirkan Sekolah Gratis, Bawa Asa Baru bagi Keluarga Buruh Harian Lepas
Gubernur Andra Soni Hadiri Pembukaan Rangkaian Raker APPSI di Nusa Tenggara Barat

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:18 WIB

Polda Banten Imbau Generasi Muda Jauhi Judi Bola Online dan Utamakan Sportivitas

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wagub Dimyati: Wanita Pembawa Sukses Berkat Amanah, Tangguh, dan Proaktif

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pemuda Berdampak Audiensi dengan DPRD Banten, Bahas Pendidikan, Ketahanan Pangan, dan Literasi Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pemprov dan DPRD Banten Perkuat Sinergi, Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Raker APPSI Soroti UMKM dan Pajak Air Permukaan, Andra Soni Tekankan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

Berita Terbaru

Jakarta

Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:01 WIB