Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Di bawah ancaman inflasi dan perlambatan ekonomi global, FORMAS bersama Yayasan Tarumanagara menggelar diskusi nasional pada Jumat, 17 Juli 2026, di Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat.

Acara ini merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi nasional agar lebih tahan banting menghadapi ketidakpastian dunia.

Turbulensi geopolitik dan ekonomi global saat ini memberikan dampak langsung pada stabilitas domestik. Menghadapi tantangan serius tersebut, Ketua Umum FORMAS, Yohanes Handojo Budhsedjati, menekankan bahwa respons kebijakan harus bersandar pada kajian objektif. “Dunia menghadapi ketidakpastian yang meningkat. Kita perlu menguji daya tahan perekonomian Indonesia dan menyusun solusi konkret untuk menjaga kesejahteraan masyarakat,” ujar Handojo.

Diskusi yang dihadiri sekitar 300 peserta ini dibuka oleh Ketua Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi. Sederet pakar kompeten dihadirkan sebagai pembicara, antara lain Wijayanto Samirin, Anthony Budiawan, Hendri Saparini, dan Piter Abdullah, dari unsur media hadir Hendrasmo Dirut RRI dan Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Seluruh rangkaian kajian dan rekomendasi para ahli ini diharapkan menjadi referensi utama bagi pemangku kebijakan dalam mengarungi dinamika ekonomi ke depan.(*)

Berita Terkait

Perut Tak Nyaman Saat Olahraga, Jangan Gegabah Konsumsi Obat Masuk Angin
Art Policing, Strategi Mencegah Hoaks dan Konflik Sosial di Era Post Truth
Hindari Sikap “Pokoknya”, Kongkow Didorong Jadi Ruang Mencari Solusi
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung
15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik dalam Sidang Perdana Kasus Gas Portable
PN Jaktim Batalkan Tersangka Irma, Kejari Pelajari Putusan
Sambut Hari Pramuka, IJP Susilo Teguh R: Terpenting dari Kepramukaan adalah Proses Pendidikan Karakter
Sakit dan Mahalnya Melahirkan Demokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Perut Tak Nyaman Saat Olahraga, Jangan Gegabah Konsumsi Obat Masuk Angin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Art Policing, Strategi Mencegah Hoaks dan Konflik Sosial di Era Post Truth

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Hindari Sikap “Pokoknya”, Kongkow Didorong Jadi Ruang Mencari Solusi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:27 WIB

15 Advokat LBH Peradi Profesional Dampingi Buruh Pabrik dalam Sidang Perdana Kasus Gas Portable

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB