HIPMI Banten Bawa Peluang Ekspor, UMKM Desa Tegal Maja Bidik Pasar Jepang

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SERANG – Dalam upaya mendorong produk lokal agar mampu bersaing di kancah internasional, pengurus Womenpreneur Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) melakukan kunjungan inspiratif ke Desa Tegal Maja, Kabupaten Serang, Kamis 16 Juli 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung potensi serta kreativitas para perajin perempuan (UMKM binaan) setempat, sekaligus mengurasi produk yang bersiap untuk diekspor ke pasar Jepang.

Ketua Basnom Womenpreneur BPD HIPMI Banten, Selvi Andayani, mengungkapkan kekagumannya atas kreativitas ibu-ibu perajin di Desa Tegal Maja. Salah satu produk unggulan yang menarik perhatian adalah kerajinan tas berbahan dasar limbah kertas.

“Barang seperti tas ini ternyata dari limbah kertas. Sudah diproses secara baik oleh ibu-ibu di Desa Tegal Maja menjadi kreativitas yang sangat bernilai jual,” ujarnya.

Selvi menambahkan bahwa produk tersebut telah lolos kurasi awal untuk dipersiapkan menuju pameran di Jepang pada bulan November mendatang.

Sementara itu, Ketua Bidang UMKM Womenpreneur BPP HIPMI, Dhanti Mahardika Ikhsandy menjelaskan bahwa, produk-produk yang telah dikurasi ini akan dibawa langsung ke pameran di Jepang.

Tidak sekadar memamerkan produk, pihaknya juga telah menyiapkan rangkaian program pembinaan berkelanjutan, termasuk pelaksanaan workshop kolaboratif.

“Ke depannya kita akan mengadakan acara workshop dengan IT PC Jepang sekaligus langsung dengan buyer-nya. Di sana nanti akan diinformasikan hal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membawa produk ke market Jepang,” jelas Dhanti.

Ia juga menyebutkan kemungkinan adanya beberapa penyesuaian (adjustment) pada produk agar sesuai dengan standar dan permintaan pasar di sana.

Sementara itu, Ketua Womenpreneur BPP HIPMI, Melissa Hamid, merinci bahwa sejauh ini sudah ada enam jenis produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia yang siap menembus pasar Jepang.

Selain kerajinan kertas hasil binaan Kepala Desa di Tegal Maja, terdapat pula produk reed diffuser kayu khas Cirebon, tas tenun Garut, tenun Endek Bali, produk kerajinan dari Jambi, serta beberapa produk kecantikan.

Melissa menegaskan bahwa seluruh produk ini telah dikurasi langsung oleh pihak Jepang untuk memastikan standar kualitasnya terpenuhi.

“Jepang adalah salah satu negara yang paling sulit untuk ditembus, terutama terkait sertifikasi dan kelayakan barangnya. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kerja keras Kepala Desa dan seluruh perajin. Produk Tegal Maja ini terbukti lolos standarisasi Jepang,” kata Melissa.

Berbeda dengan program pembinaan biasa, Womenpreneur HIPMI kini menerapkan skema baru yang terintegrasi dengan kementerian terkait dan Kedutaan Besar RI.

Program ini tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga menyediakan landing pad di mana Atase Perdagangan KBRI Tokyo akan langsung mempertemukan para pelaku UMKM dengan para buyer dan trader di Jepang untuk melakukan showcasing dan kesepakatan bisnis (dealing).

Untuk memperluas pemahaman para pelaku UMKM mengenai regulasi ketat di luar negeri, seperti larangan penggunaan ornamen kerang tertentu atau bahan yang dilindungi.

Womenpreneur HIPMI akan menggelar webinar khusus pada 23 Juli mendatang yang menghadirkan Atase Perdagangan Jepang secara langsung.

Langkah awal ke pasar Jepang ini diharapkan menjadi jembatan pembuka bagi produk UMKM perempuan Indonesia untuk merambah pasar internasional lainnya, seperti Eropa dan Amerika Serikat. ***

Berita Terkait

Penyidikan Berbasis Alat Bukti, Polda Banten Tegaskan Proses Hukum Sesuai KUHAP
Sampah Plastik Jadi Sumber Penghasilan, Kades Sindangheula Turun Langsung ke Warga
KKM 39 Unsera Bekali Warga Pegadingan dengan Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Perkuat Infrastruktur Bayah, Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan
Peduli Warga Bayah, Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas
Wagub Banten Tegaskan Empat Raperda DPRD Ditujukan untuk Kepentingan Rakyat
Jalan Kampung Buluh Pandeglang Segera Dibangun, Andra Soni Targetkan Mulai Oktober 2026
Lepas 419 Peserta Jamnas XII, Pemprov Banten Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Penyidikan Berbasis Alat Bukti, Polda Banten Tegaskan Proses Hukum Sesuai KUHAP

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Sampah Plastik Jadi Sumber Penghasilan, Kades Sindangheula Turun Langsung ke Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:11 WIB

KKM 39 Unsera Bekali Warga Pegadingan dengan Teknologi dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Perkuat Infrastruktur Bayah, Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Peduli Warga Bayah, Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB