Puluhan Nakes Digembleng Tangani Darurat Psikiatri, Tingkatkan Kesiapsiagaan IGD Rumah Sakit

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sekitar 30 tenaga kesehatan mengikuti pelatihan penanganan kegawatdaruratan psikiatri yang digelar dalam program Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di aula lantai 5 Rumah Sakit AMC, Jumat (13/3).‎

Kegiatan ini ditujukan bagi tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan pelayanan rumah sakit, khususnya petugas penerima pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD), agar lebih siap menghadapi kemungkinan kedatangan pasien dengan gangguan kejiwaan.
‎“Pelatihan ini penting agar tenaga kesehatan mampu merespons kondisi psikiatri darurat secara cepat dan tepat,” ujar salah satu pemateri.

Dalam sesi awal, materi mengenai kegawatdaruratan psikiatri disampaikan oleh Warih Andan Puspitosari.
‎Ia menegaskan bahwa tenaga kesehatan perlu memahami berbagai kondisi psikiatri yang membutuhkan penanganan segera di fasilitas kesehatan. ‎“Peserta juga dibekali pengetahuan terkait penggunaan obat-obatan yang disesuaikan dengan tingkat gejala yang dialami pasien,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa pemahaman ini sangat krusial bagi petugas IGD.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi penatalaksanaan kegawatdaruratan psikiatri yang disampaikan oleh Shanti Wardaningsih. ‎Ia menekankan pentingnya teknik deeskalasi dan komunikasi terapeutik dalam meredakan ketegangan pasien.
‎“Pendekatan yang tepat dalam situasi krisis sangat menentukan keberhasilan penanganan pasien dengan gangguan psikiatri,” ungkapnya, menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi darurat.

Pada sesi berikutnya, Yonni Priantoro memandu praktik teknik restrain atau prosedur pembatasan gerak pasien sesuai standar keselamatan medis. ‎Melalui simulasi ini, peserta dilatih untuk bertindak aman dan terukur ketika menghadapi pasien yang agresif atau berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Dengan pelatihan ini, tenaga kesehatan diharapkan semakin siap memberikan penanganan awal yang cepat, profesional, dan sesuai prosedur,” tandasnya.(waw)

Berita Terkait

Sehari Boleh Gila Akan Hidupkan Mimpi Masa Kecil Jadi Energi Kreatif Baru
Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi
Dirbinmas Polda DIY Apresiasi STAK Perkuat Aksi Sosial dan Keamanan
‎Pekan Frankofoni 2026 Semarak, Budaya Dunia Ramaikan Indonesia
Viral Pelajar SMP Diduga Mesum di Kali Code Tuai Kecaman
‎Liburan Nyaris Berujung Tragis, Tiga Wisatawan Diseret Arus Pantai
Sekolah Lansia Yogyakarta Kembali Aktif Dorong Lansia Sehat Mandiri Produktif
‎Penyuluhan Hukum Korem 072 Pamungkas, Prajurit Diingatkan Bijak Bermedsos

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:17 WIB

Sehari Boleh Gila Akan Hidupkan Mimpi Masa Kecil Jadi Energi Kreatif Baru

Selasa, 14 April 2026 - 16:19 WIB

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 April 2026 - 12:17 WIB

Dirbinmas Polda DIY Apresiasi STAK Perkuat Aksi Sosial dan Keamanan

Selasa, 14 April 2026 - 10:47 WIB

‎Pekan Frankofoni 2026 Semarak, Budaya Dunia Ramaikan Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 07:56 WIB

Viral Pelajar SMP Diduga Mesum di Kali Code Tuai Kecaman

Berita Terbaru

Hartyo Murkomoyo alumni Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 1996, ia lebih dikenal sebagai “Mas Yoyok”. (ihd)

Pendidikan

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:22 WIB

Jogja

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:19 WIB