Monitoring Jalan Lingkungan, Suheli Tegaskan Komitmen Pembangunan Desa yang Akuntabel

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sindangheula — Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I.,MM melakukan kegiatan monitoring pelaksanaan pembangunan peningkatan kualitas jalan lingkungan di tiga titik wilayah, yakni Kampung Benoa Kidul RT 007/RW 002,Kampung Ciwatu RT 009/RW 003 dan kp. pasagi Kembang RT 011/ RW 004 pada Senin (6/10/2025).

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Proyek peningkatan kualitas jalan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun 2025.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., M.M, menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan menjadi salah satu prioritas utama Pemdes untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

monitoring dilakukan untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditentukan serta penggunaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten atas dukungan dan realisasi program ini. Dengan adanya peningkatan kualitas jalan, masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas, baik dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Suheli.

Menurut Suheli, monitoring dilakukan untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditentukan serta penggunaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

Sementara itu, perwakilan tim monitoring dari Pemerintah Provinsi Banten menilai bahwa pelaksanaan proyek berjalan dengan baik dan progresnya menunjukkan hasil yang memuaskan. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga serta mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

Selain memastikan aspek teknis, kegiatan monitoring juga menjadi sarana komunikasi langsung antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak pelaksana, guna menampung masukan serta memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan warga setempat. Dengan selesainya pembangunan jalan lingkungan ini, masyarakat Sindangheula berharap infrastruktur desa semakin memadai dan dapat mendukung kemajuan ekonomi lokal di tahun-tahun mendatang. (Admin)

Berita Terkait

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045
Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu
Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten
Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang
Wagub Banten Dukung HPN 2026 SMSI, Tekankan Kolaborasi Tangkal Disinformasi
Kunjungan ke Museum Multatuli, HPN 2026 SMSI Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Keadilan
SMSI Pusat Gelar Ekspedisi Budaya HPN 2026, Angkat Sejarah dan Potensi Wisata Banten

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:45 WIB

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44 WIB

Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:02 WIB

Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB