Gubernur Andra Soni Dukung Empat Raperda DPRD Banten, Bahas UMKM hingga Pertambangan

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menyetujui pembahasan lebih lanjut terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan DPRD Provinsi Banten. Keempat Raperda tersebut tentang Raperda Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Kecil. Raperda Perubahan Nama dan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Banten Global Development Menjadi Perseroan Terbatas Banten (Perseroda), Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah; serta, Raperda Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintah Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Terima kasih kepada DPRD Provinsi Banten yang telah menggunakan kewenangan legislasi dan menggunakan inisiatif mengusulkan empat Raperda,” ungkap Andra Soni di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyetujui keempat Raperda itu untuk dilanjutkan pembahasannya. Ia akan mendukung pembahasan tersebut agar dapat segera diimplementasikan menjadi Perda.

“Insya Allah, kami akan mengutus perangkat daerah untuk serius membahas ini dalam waktu yang tidak lama agar bisa langsung diimplementasikan,” ucapnya.

Menurut Andra Soni, Raperda Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Kecil sangat progresif dan relevan dengan kondisi riil di lapangan. “Usaha Kecil dan Mikro (UKM) merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang terbukti paling tangguh dalam menjaga stabilitas ekonomi, menyerap tenaga kerja lokal, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Banten,” ujarnya.

“Pemerintah hadir dalam membina, membantu badan hukumnya, pemberdayaannya, serta pengembangannya. Harus kita sadari, Provinsi Banten peringkat empat besar UMKM se-Indonesia. Ekonomi Provinsi Banten masuk lima besar nasional dan penopang utamanya UMKM,” katanya menambahkan.

Berkenaan dengan Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Andra Soni mengatakan, perubahan itu sebagai bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan regulasi yang lebih adaptif, memberikan kepastian hukum, berkeadilan, mudah dilaksanakan. Termasuk untuk mendukung kemudahan berusaha, serta mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

“Secara filosofis, pajak daerah dan retribusi daerah merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Untuk Raperda Perubahan Nama dan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Banten Global Development Menjadi Perseroan Terbatas Banten (Perseroda), Andra Soni mengatakan, Raperda ini sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola badan usaha milik daerah agar lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Keberadaan BUMD memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta menjadi instrumen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki Provinsi Banten,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Raperda Pelaksanaan Kewenangan Urusan Pemerintah Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara, Andra Soni mengatakan, sebagian kewenangan pengelolaan telah dikembalikan ke Pemerintah Daerah Provinsi.

“Oleh karena itu, kehadiran payung hukum berupa Perda yang baru menjadi sangat krusial guna mengisi kekosongan regulasi di daerah setelah dicabutnya Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2012,” ungkanya.

Sementara, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mengatakan, paripurna dilaksanakan atas proses Raperada usulan DPRD Proviinsi Banten. Hari ini, agendanya adalah mendengarkan pendapat dari gubernur atas usulan DPRD.

“Berdasarkan kajian beliau, pada prinsipnya Pak Gubernur Andra Soni menyetujui langkah-langkah DPRD terkait inisiatif terhadap empat Raperda. Tentu kami berharap besok ada rapat paripurna pandangan fraksi terhadap pendapat gubernur. Setelah itu baru kita membuat pansus. Tentu ini akan melibatkan partisipasi stakeholder khususnya terkait dengan empat Raperda,” kata Fahmi Hakim. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Wagub Banten Tekankan Pentingnya Membina Generasi Muda Berkarakter
Gubernur Andra Soni Tegaskan Penguatan Integritas Birokrasi di Pemprov Banten
Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan melalui Aku Hatinya PKK
Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Gubernur Banten Andra Soni Ajukan Perubahan Perda BMD ke Dewan
Andra Soni Puji Kepedulian Warga dan Nelayan saat Insiden KMP Batumandi
Bentengi Personel dari Paham Radikal, Wakapolda Banten Dorong Penguatan Mental Rohani dan Integritas
Gubernur Banten Apresiasi Satrad 401 dalam Pengamanan Wilayah Udara
Gubernur Banten Pastikan Penumpang KMP Batumandi Mendapat Penanganan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Wagub Banten Tekankan Pentingnya Membina Generasi Muda Berkarakter

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Gubernur Andra Soni Tegaskan Penguatan Integritas Birokrasi di Pemprov Banten

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan melalui Aku Hatinya PKK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Perkuat Tata Kelola Aset Daerah, Gubernur Banten Andra Soni Ajukan Perubahan Perda BMD ke Dewan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Andra Soni Puji Kepedulian Warga dan Nelayan saat Insiden KMP Batumandi

Berita Terbaru

Jakarta

Jakarta–Jogja Rp82 Ribu, Ini Rute Empat Kereta!

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:48 WIB

Yogyakarta

Motor Matik Kecelakaan Dekat SD Kanisius Gayam, Warga Berkerumun

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:36 WIB