Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandung – Transmigrasi masa depan tidak lagi bisa dibaca dengan kacamata lama: sekadar memindahkan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Di hadapan Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa abad ke-21 harus menjadi era transmigrasi pengetahuan, teknologi, dan talenta.

“Jika abad ke-20 adalah era transmigrasi penduduk, maka abad ke-21 harus menjadi era transmigrasi pengetahuan, teknologi, dan talenta,” ujar Menteri Iftitah dalam pidatonya pada Pertemuan MDGB PTNBH di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (19/6).

Menurutnya, Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Kampus-kampus terbaik melahirkan ribuan sarjana, magister, doktor, dan profesor setiap tahun. Namun tantangan terbesar bangsa bukan hanya mencetak talenta, melainkan memastikan talenta terbaik bersedia hadir dan bekerja untuk Indonesia.

“Bangsa ini membutuhkan lebih banyak orang yang bersedia menggunakan kepintarannya untuk Indonesia. Kita tidak sedang mencari talenta terbaik untuk dirinya sendiri. Kita sedang mencari talenta terbaik yang bersedia mengabdi untuk bangsanya,” tegasnya.

Iftitah menjelaskan, transmigrasi dan perguruan tinggi sesungguhnya memiliki misi yang sama sebagai instrumen peradaban. Kampus membangun pusat keunggulan ilmu pengetahuan, sementara transmigrasi membangun pusat pertumbuhan baru.

“Jika kampus menciptakan pengetahuan, maka kawasan transmigrasi menyediakan ruang tempat pengetahuan itu diuji, diterapkan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Iftitah juga menyampaikan apresiasi kepada PTNBH yang telah menjadi mitra Kementerian Transmigrasi dalam Program Transmigrasi Patriot. Pada 2025, tujuh PTNBH telah terlibat, yakni UI, IPB, ITB, Unpad, Undip, UGM, dan ITS. Tahun ini, kolaborasi diperluas dengan bergabungnya Unair, UB, dan Unhas.

Ia berharap, ke depan seluruh PTNBH dapat terlibat dalam gerakan besar membangun Indonesia melalui distribusi pengetahuan, teknologi, dan talenta ke seluruh Nusantara.

“Kami ingin menghadirkan ilmu pengetahuan. Kami ingin mendekatkan kampus dengan masyarakat. Kami ingin menjadikan kawasan transmigrasi sebagai laboratorium hidup pembangunan Indonesia,” katanya.

Iftitah menambahkan, kawasan transmigrasi harus menjadi tempat teori bertemu praktik, riset bertemu kebutuhan nyata, dan inovasi bertemu masyarakat. Dengan begitu, ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di kampus, tetapi melahirkan kesejahteraan nyata bagi rakyat.

“Perguruan tinggi yang hebat bukan hanya yang dikenal dunia. Perguruan tinggi yang hebat adalah yang paling dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya.

Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi

Berita Terkait

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok
Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi
Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi
Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri
KPPD Lemhannas Jadi Momentum, Wamendagri Wiyagus Dorong Kemitraan Strategis Kepala Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Kepala Daerah Saling Belajar demi Percepatan Pembangunan
Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:41 WIB

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:35 WIB

Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:30 WIB

Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:06 WIB

KPPD Lemhannas Jadi Momentum, Wamendagri Wiyagus Dorong Kemitraan Strategis Kepala Daerah

Berita Terbaru