Lapas Sumedang Komitmen Sukseskan Program Ketahanan Pangan Terpadu

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Karawang – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Sumedang menghadiri kunjungan kerja terpadu di Lapas Kelas IIA Karawang pada Senin (25/5/2026). Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan penuh jajaran pemasyarakatan terhadap Program Asta Cita Presiden RI dan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait kedaulatan pangan nasional dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, jajaran Direktur Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta Wakil Bupati Karawang bersama unsur Forkopimda setempat.

​Dalam giat tersebut, dilakukan peninjauan ke Sentra Pelayanan Publik Terpadu (SPPG) Warung Bambu serta pemanfaatan lahan produktif Lapas yang digarap oleh warga binaan. Puncak acara ditandai dengan Panen Raya Padi seluas 1,7 hektar dengan potensi hasil 7 ton gabah, serta pelepasan 1 ton benih Ikan Nila Nirwana.
​Rombongan juga meninjau kesiapan sarana pendukung Program MBG dan lima klaster ketahanan pangan terpadu di Lapas Karawang, yang meliputi:
– ​Lahan pertanian padi (1,7 hektar/potensi 7 ton)
– ​Budidaya ikan nila nirwana (1 ton benih)
– ​Peternakan Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan)
– ​Peternakan Domba Dorper
– ​Sektor penggemukan sapi

​Kalapas Sumedang yang mengikuti seluruh rangkaian acara menyatakan komitmennya untuk mempelajari dan menyerap skema keberhasilan ekosistem agrobisnis ini. Pola integrasi pertanian, peternakan modern, dan program asimilasi kerja warga binaan di Karawang dinilai memiliki potensi besar untuk direplikasi di Lapas Sumedang, disesuaikan dengan kapasitas lahan dan kondisi geografis yang tersedia ke depan.
​Melalui program ini, Lapas membuktikan transformasinya dari tempat pembatasan fisik menjadi pusat pelatihan kerja dan inkubator agrobisnis yang berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan bangsa.(*)

Berita Terkait

Pusat Kebudayaan Tionghoa Jawa Barat Resmi Dibuka, Jadi Ruang Akulturasi Budaya Sunda
Remisi Kemerdekaan 2026, Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Langsung Bebas
Cegah Korupsi dan Optimalkan Tata Ruang, Wali Kota Bekasi Gandeng KPK dan ATR/BPN
Sedekah Bumi Desa Situsari Jadi Momentum Pelestarian Adat Sunda dan Penguatan Gotong Royong
Festival Tetangga 2 Dorong Penguatan Karakter Warga Lewat Aktivitas Edukatif
Kampung Adat Kuta Ciamis Jadi Sorotan: Warga Harap Kunjungan Gubernur KDM dan Solusi Permasalahan Desa Adat
Kakanwil Ditjenpas Jabar Apresiasi Program Ketahanan Pangan Lapas Sumedang
Aksi Simpatik Lapas Sumedang: Beri Pelayanan Kesehatan Gratis Demi Wujudkan Pemasyarakatan Berdampak

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Jawa Barat Resmi Dibuka, Jadi Ruang Akulturasi Budaya Sunda

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Remisi Kemerdekaan 2026, Tiga Warga Binaan Lapas Sumedang Langsung Bebas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Cegah Korupsi dan Optimalkan Tata Ruang, Wali Kota Bekasi Gandeng KPK dan ATR/BPN

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Sedekah Bumi Desa Situsari Jadi Momentum Pelestarian Adat Sunda dan Penguatan Gotong Royong

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:00 WIB

Festival Tetangga 2 Dorong Penguatan Karakter Warga Lewat Aktivitas Edukatif

Berita Terbaru

Yogyakarta

Penumpang KAI Daop 6 Naik 23 Persen saat Libur Maulid Nabi

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:25 WIB

Yogyakarta

GPM Gunungkidul Rawat Tradisi, Bumikan Marhaenisme Rakyat di Petir

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:55 WIB