Kunjungan Kerja Ketum Kadin ke Kemendagri Bahas Sinergi Dukungan Ekonomi Daerah

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima kunjungan kerja Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (21/8/2025). Pertemuan tersebut membahas dukungan Kadin terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi, termasuk keterlibatannya dalam program prioritas pemerintah, seperti pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kesempatan itu, Mendagri menegaskan peran strategis UMKM dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengatakan, saat pandemi Covid-19 merebak, sektor UMKM mampu menopang pertumbuhan ekonomi di daerah agar tetap tumbuh positif.

“Covid memberi pelajaran salah satu poinnya bahwa UMKM adalah tulang punggung [perekonomian],” ujarnya.

Mendagri mencontohkan kondisi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tengah pandemi berkat dukungan kuat dari sektor UMKM. Padahal, pada periode yang sama, banyak daerah lain justru ekonominya menurun bahkan minus.

Praktik tersebut menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM penting dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dengan demikian, kapasitas fiskal daerah nantinya tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat. Hal ini perlu menjadi perhatian karena tak sedikit daerah yang sumber fiskalnya masih didominasi dana transfer pusat. Menurutnya, pemerintah daerah (Pemda) harus kreatif dalam meningkatkan PAD, salah satunya dengan mendukung kinerja UMKM.

Selain UMKM, Pemda juga perlu memanfaatkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menggerakkan ekonomi lokal. Saat ini, Kemendagri tengah berupaya mengoptimalkan peran BUMD agar berdampak positif terhadap perekonomian daerah. Pemberdayaan tersebut memerlukan dukungan dari banyak pihak, salah satunya Kadin yang jaringannya tersebar di berbagai daerah.

Lebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya kepemimpinan kepala daerah yang memiliki jiwa kewirausahaan sehingga mampu membaca peluang dan potensi sumber pendapatan daerah. Kebijakan kemudahan perizinan berusaha juga perlu diterapkan untuk menghidupkan ekosistem dunia usaha. Ia meyakini langkah tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Daerah yang maju adalah daerah yang swastanya hidup,” jelasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Aceh, Sumut, dan Sumbar Terima Bantuan Perbaikan Rumah, Total Capai Rp537,22 Miliar
Wamendagri Bima Arya Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemerintah Maksimalkan Bonus Demografi
Talk Show BPSDM, Kemendagri Soroti Integritas di Tengah Godaan Kekuasaan
Wamendagri Minta Praktik Lingkungan Berbasis Masyarakat Direplikasi di Daerah
Pemulihan Faskes Pascabencana, RS dan Puskesmas di Sumatera Kembali Normal
Pasca Kehilangan Putra, Lussy Renata Pilih Hadirkan Versi Baru Lagu “Pesan Terakhir”
Gubernur Lampung Terima Penghargaan Ketahanan Pangan Nasional di Ajang KWP Award 2026
Satgas PRR Genjot Pendataan Huntap, 39 Ribu Unit Dibutuhkan di Sumatera

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:38 WIB

Aceh, Sumut, dan Sumbar Terima Bantuan Perbaikan Rumah, Total Capai Rp537,22 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 20:28 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemerintah Maksimalkan Bonus Demografi

Jumat, 17 April 2026 - 16:55 WIB

Talk Show BPSDM, Kemendagri Soroti Integritas di Tengah Godaan Kekuasaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:47 WIB

Wamendagri Minta Praktik Lingkungan Berbasis Masyarakat Direplikasi di Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Pemulihan Faskes Pascabencana, RS dan Puskesmas di Sumatera Kembali Normal

Berita Terbaru