Korban Dugaan Kekerasan di Pandeglang Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Seorang siswi kelas XI SMA di Kabupaten Pandeglang diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri berinisial T. Peristiwa tersebut terjadi saat korban hendak pulang dan dijemput oleh pelaku.

Korban, sebut saja Bunga, warga Kecamatan Mekarjaya, mengaku awalnya diajak pelaku untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM). Namun, pelaku justru membawa korban ke arah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Di tengah perjalanan, pelaku diduga mulai menginterogasi korban dengan nada tinggi karena dilatarbelakangi rasa cemburu. Korban mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik selama berada di dalam kendaraan.

“Rambut saya dijambak, mata saya dipukul, baju saya dirobek, dada saya dicakar, wajah saya digigit, dan kepala saya dibenturkan,” ujar Bunga saat menceritakan kejadian yang dialaminya.

Korban mengaku sempat melakukan perlawanan dengan menendang pelaku dan kaca mobil. Ia juga berusaha meminta pertolongan kepada pedagang asongan di sekitar lokasi, namun upayanya disebut dihalangi pelaku.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Diketahui, pelaku disebut berdomisili di wilayah Kabupaten Lebak.

Ayah korban, Beni, mengaku sangat terpukul atas peristiwa yang menimpa putrinya. Ia menyebut kondisi psikologis anaknya mengalami perubahan sejak kejadian tersebut.

“Anak saya sekarang sering melamun. Sebagai orang tua, saya sangat terpukul,” ungkapnya dengan nada sedih.

Menurut Beni, pihak keluarga sempat ragu untuk melanjutkan laporan kasus tersebut. Namun, demi memperjuangkan keadilan bagi anaknya, keluarga akhirnya sepakat menempuh jalur hukum.

“Awalnya saya ragu, tetapi demi keadilan untuk anak saya, kami memutuskan tetap melanjutkan proses hukum ini,” katanya.

Ia berharap proses hukum dapat berjalan secara adil dan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami berharap keadilan berpihak kepada korban dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.(*)

Berita Terkait

Wagub Dimyati Motivasi Mahasiswa Kembangkan Teknologi untuk Menjawab Tantangan Zaman
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Program Bang Andra 2026 Siap Tangani 46,71 Kilometer Jalan Desa, Andra Soni Tegaskan Komitmen
Andra Soni: Membangun Masa Depan Bangsa Dimulai dari Melindungi Anak
Tinawati Andra Soni Apresiasi Inovasi Posyandu dalam Lomba 6 SPM Provinsi Banten
Posyandu Jadi Pilar Pelayanan Masyarakat, Tinawati Andra Soni Berikan Apresiasi Tinggi
Andra Soni Tekankan Optimalisasi Kinerja OPD dalam Rapat Pimpinan Pemprov Banten
Rakernis Ditpamobvit Polda Banten 2026 Fokus pada Penguatan Objek Vital Nasional

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:13 WIB

Wagub Dimyati Motivasi Mahasiswa Kembangkan Teknologi untuk Menjawab Tantangan Zaman

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:43 WIB

Program Bang Andra 2026 Siap Tangani 46,71 Kilometer Jalan Desa, Andra Soni Tegaskan Komitmen

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:48 WIB

Andra Soni: Membangun Masa Depan Bangsa Dimulai dari Melindungi Anak

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:28 WIB

Tinawati Andra Soni Apresiasi Inovasi Posyandu dalam Lomba 6 SPM Provinsi Banten

Berita Terbaru