Keracunan MBG Bantul Terulang Lagi, Puluhan Siswa Tumbang, Warga Resah

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Bantul – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bantul. Kali ini, puluhan siswa SMPN 3 Jetis dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, hingga diare setelah mengonsumsi menu MBG.
‎
Para guru pun sigap membawa siswa ke Puskesmas Jetis 2 untuk mendapatkan penanganan medis.
‎
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Samsu Aryanto, membenarkan adanya kejadian tersebut.
‎
“Laporan dari Puskesmas Jetis 2 ada 71 siswa yang diduga mengalami keracunan MBG dan mendapatkan perawatan. Tidak ada yang dirawat inap, semuanya rawat jalan setelah penanganan,” ungkapnya, Selasa (14/4).
‎
Ia menjelaskan, gejala yang dialami siswa tidak muncul langsung setelah makan.
‎
“Setelah menyantap menu MBG, siswa tidak langsung keracunan, namun baru merasakan gejala seperti mual, diare, muntah, dan pusing keesokan harinya,” jelasnya.
‎
Menu yang dikonsumsi meliputi nasi, ayam bakar, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka.
‎
Lebih lanjut, pihak Dinkes telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti.
‎
“Kami sudah ambil sampel makanan MBG untuk diperiksa. Ini penting agar kita tahu sumber masalahnya,” katanya.
‎
Ia juga menyebut dapur penyedia MBG atau SPPG di wilayah Jetis tersebut belum lama beroperasi.
‎
“SPPG ini menyalurkan MBG ke sekitar 25 sekolah. Kami masih mendata apakah ada siswa dari sekolah lain yang juga terdampak. Tidak menutup kemungkinan jumlahnya bisa bertambah,” tambahnya.
‎
Hal ini menimbulkan kekhawatiran meluas di kalangan orang tua siswa.
‎Sejumlah wali murid pun mulai mempertanyakan keamanan program MBG.
‎
“Kalau kejadian seperti ini terus berulang, kami khawatir. Lebih baik dihentikan dulu sampai benar-benar aman,” ujar salah satu wali murid.
‎
Mereka mendesak evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Cegah Banjir, Kodim Wonosobo Ajak Warga Bersihkan Saluran Mangli

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:54 WIB