Kepemimpinan Berbasis Pelayanan Publik Dinilai Penting Hadapi Tantangan Birokrasi

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan bahwa pendidikan kepemimpinan harus mampu melahirkan perubahan pola pikir menuju pelayanan publik yang lebih berkualitas. Menurutnya, setiap jenjang pendidikan memiliki roh dan tujuan yang harus dicapai peserta sebagai bekal menghadapi masyarakat yang terus berkembang, semakin maju, kritis, dan cerdas, serta persoalan pelayanan yang kian kompleks.

Hal tersebut diutarakannya saat acara Pelepasan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan I Kementerian Dalam Negeri Tahun 2026 di Gedung F Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

“Setiap tingkat pendidikan itu ada perubahan cara berpikir, ya. Cara berpikirnya adalah nantinya [dari yang] bersifat sektoral dan parsial, menjadi berpikir cerdas, strategis, sistemik, teratur, holistik,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap jenjang pendidikan juga harus membawa perubahan dalam cara memimpin. Orientasi kerja yang semula hanya berfokus pada penyelesaian tugas harus bergeser menjadi berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, orientasi tersebut juga harus disertai dengan kegigihan untuk memberikan hasil yang maksimal.

“Kita berpikir yang terbaik. Kemudian, ketika ada hambatan, aturan-aturan, maka kita memberikan saran [perbaikan],” ujarnya.

Lebih lanjut, Tomsi mengungkapkan bahwa masyarakat setidaknya memiliki tujuh harapan utama terhadap pelayanan publik, yakni: (1) cepat dan mudah, (2) sikap ramah, sopan, dan menghargai masyarakat, (3) berintegritas serta bebas dari pungutan liar, (4) profesional dan kompeten, (5) responsif terhadap permasalahan masyarakat, (6) adil dan tidak diskriminatif, serta (7) menghadirkan kebijakan dan program yang benar-benar bermanfaat.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar setiap aparatur memiliki pegangan dan nilai-nilai yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas. “Bapak-Ibu sekalian, kita bekerja harus punya pegangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan dan kesempatan yang dimiliki setiap aparatur merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, pengabdian yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuka jalan datangnya keberkahan.

“Di balik itu semua, kalau saya kerjakan siang-malam, menyerahkan tenaga saya di situ (pekerjaan), di situlah pintu rahmat Tuhan terbuka,” tandasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran Aparatur Sipil Negara LAN RI Army Winarti, serta para peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan I Kementerian Dalam Negeri Tahun 2026.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Langkat Gelar Sugiat Santoso Cup, Dorong Semangat Sportivitas Sambut HUT RI
‎FJI Desak Aparat Usut Dugaan Tukar Hafalan Dengan Miras
AMPHIBI Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini Lewat Sosialisasi dan Aksi Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur
Yusharto Huntoyungo: Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Inovasi Daerah di Bantul
48 Pelajar Wonosobo Digembleng Jadi Paskibra Tangguh Berkarakter Nasionalis
Polemik Konferensi Sungai Trawas, Kritik Mengarah pada Kepatutan dan Tata Kelola Prosedur
Motor Tabrak Mobil Box, Dua Kendaraan Terbakar Hebat di Magelang
BRI: Kemudahan Finansial untuk Semua Kalangan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Langkat Gelar Sugiat Santoso Cup, Dorong Semangat Sportivitas Sambut HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:12 WIB

‎FJI Desak Aparat Usut Dugaan Tukar Hafalan Dengan Miras

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:04 WIB

AMPHIBI Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini Lewat Sosialisasi dan Aksi Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:24 WIB

Yusharto Huntoyungo: Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Inovasi Daerah di Bantul

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WIB

48 Pelajar Wonosobo Digembleng Jadi Paskibra Tangguh Berkarakter Nasionalis

Berita Terbaru