Kemendagri Ganjar Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua atas Capaian Pembangunan

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jayapura – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi di Tanah Papua. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas capaian kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, Papua merupakan regional terakhir yang diberikan penghargaan. Sebelumnya, Kemendagri memberikan penghargaan kepada lima regional lain, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, dan Sulawesi. Pembagian regional ini merupakan hasil evaluasi agar penghargaan tidak didominasi oleh daerah dengan kapasitas fiskal kuat.

“Dulu kita memberikannya tingkat nasional. Ketika nasional yang bertanding yang menang tuh daerah-daerah yang kuat [kapasitas fiskalnya] … Oleh karena itulah kemudian kita membuat pertandingan ini menjadi enam region,” ujarnya pada acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).

Selain itu, untuk menjaga keseimbangan kompetisi, Kemendagri juga melakukan penyesuaian khusus mengingat terbatasnya jumlah daerah berstatus kota di Tanah Papua. Kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan provinsi, yaitu Merauke, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, ditempatkan dalam kelompok yang sama dengan Kota Jayapura dan Kota Sorong sehingga memiliki peluang yang lebih setara dalam proses penilaian.

Adapun penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja daerah pada empat kategori, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Masing-masing kategori penghargaan diberikan kepada tingkat provinsi, ibu kota provinsi, dan kabupaten.

Kemendagri juga menyiapkan bantuan pemerintah bagi daerah-daerah terbaik. Peringkat pertama menerima bantuan pemerintah sebesar Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.

Sebagai informasi, pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika meraih Terbaik I, Kabupaten Jayapura Terbaik II, dan Kabupaten Biak Numfor Terbaik III. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Merauke meraih Terbaik I dan Kota Jayapura Terbaik II. Sementara itu, pada tingkat provinsi, Provinsi Papua berhasil meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Terbaik II.

Pada Kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Mimika kembali meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Jayapura sebagai Terbaik II dan Kabupaten Raja Ampat Terbaik III. Pada kategori ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Manokwari Terbaik II. Sedangkan pada tingkat provinsi, Provinsi Papua berhasil meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Barat Daya Terbaik II.

Pada Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat provinsi, Provinsi Papua Tengah meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Pegunungan Terbaik II. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kabupaten Nabire meraih Terbaik I dan Kabupaten Jayawijaya Terbaik II. Adapun pada tingkat kabupaten, Kabupaten Tambrauw meraih Terbaik I, Kabupaten Sorong Terbaik II, dan Kabupaten Dogiyai Terbaik III.

Pada Kategori Pengendalian Inflasi tingkat provinsi, Provinsi Papua Selatan berhasil meraih Terbaik I dan Provinsi Papua Tengah Terbaik II. Pada tingkat ibu kota provinsi, Kota Jayapura meraih Terbaik I dan Kabupaten Merauke Terbaik II. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Fakfak meraih Terbaik I, Kabupaten Biak Numfor Terbaik II, dan Kabupaten Manokwari Selatan Terbaik III.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, dan Wamendagri Akhmad Wiyagus, kepala daerah se-Tanah Papua, serta unsur Forkopimda dari sejumlah daerah.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok
Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi
Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi
Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri
KPPD Lemhannas Jadi Momentum, Wamendagri Wiyagus Dorong Kemitraan Strategis Kepala Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Kepala Daerah Saling Belajar demi Percepatan Pembangunan
Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:41 WIB

Satgas PRR Awasi Realisasi Dana TKD Rp144,67 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Solok

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:35 WIB

Mendagri Tito Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Sistem dan Budaya Integritas Cegah Korupsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:30 WIB

Wamendagri Minta DPRD Pastikan APBD Berdampak Nyata, Tak Hanya Penuhi Administrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Kemendagri Jaga Kinerja Anggaran Tetap Optimal di Tengah Kebijakan Efisiensi, Kata Mendagri

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:06 WIB

KPPD Lemhannas Jadi Momentum, Wamendagri Wiyagus Dorong Kemitraan Strategis Kepala Daerah

Berita Terbaru