Kapolda Banten: Humas Polri Garda Terdepan Pembentuk Citra Institusi

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Polda Banten menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Kehumasan bagi personel Polda Banten dan Polres/Polresta jajaran yang dilaksanakan di Aula Ditreskrimum Polda Banten, Jumat (23/01).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, PJU Polda Banten dan dihadiri oleh Kasihumas Polresta/Polres jajaran serta personel Polda Banten.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Konten Kreator Polri Ipda Herman Hadi Basuki yang dikenal sebagai Pak Bhabin Indonesia, serta narasumber lainnya di bidang Content Creation dan Graphic Designer. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalitas, dan kreativitas personel kehumasan dalam mengelola informasi publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Polda Banten dan Polres jajaran memiliki makna strategis karena peran Humas Polri, termasuk pengelolaan media sosial, merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Humas Polri sebagai garda terdepan pembentuk citra institusi sekaligus penyedia informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan Polda Banten dan Polres jajaran ini memiliki makna strategis, karena peran Humas Polri, termasuk pengelolaan media sosial, merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Humas Polri dalam menjadi garda terdepan pembentuk citra institusi, sekaligus sebagai penyedia informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, dituntut profesionalitas kehumasan pada tingkat Polda dan Polres jajaran guna mendukung tugas kepolisian yang bermuara pada meningkatnya citra Polri dan terwujudnya kepercayaan masyarakat,” ungkap Kapolda Banten.

Kapolda Banten menambahkan, berdasarkan data yang dirilis We Are Social pada Oktober 2025, jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 286 juta jiwa dengan 331 juta akses koneksi seluler, 230 juta pengguna internet, serta 180 juta pengguna media sosial. Data tersebut menunjukkan besarnya ruang digital sebagai arena interaksi publik sekaligus medan pembentukan opini masyarakat.

“Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat menuntut fungsi kehumasan Polri untuk terus beradaptasi dengan memperkuat sistem informasi, sistem komunikasi, serta manajemen kerja yang modern, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa derasnya arus informasi di era reformasi dan kebebasan pers menjadi tantangan sekaligus peluang strategis bagi fungsi kehumasan Polri dalam membangun kepercayaan publik.

“Di era reformasi dan kebebasan pers, arus informasi bergerak sangat cepat namun tidak selalu objektif dan akurat. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang strategis bagi Polri, khususnya fungsi kehumasan, untuk aktif menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan membangun kepercayaan publik. Tingginya kerentanan Polri terhadap opini publik yang subyektif serta maraknya hoaks di media sosial menuntut komitmen bersama melalui penguatan self filtering dan budaya bermedia sosial yang sehat dengan prinsip ‘baca, tanya, cek, dan pastikan’ sebelum menyebarkan informasi,” ujar Kapolda Banten.

Diakhir, Kapolda Banten berharap seluruh peserta dapat mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber, serta mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap setiap materi yang disampaikan serta mengaplikasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga terwujud Humas Polri yang profesional, objektif, responsif, dan dipercaya masyarakat,” pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas)

Berita Terkait

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045
Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu
Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten
Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang
Wagub Banten Dukung HPN 2026 SMSI, Tekankan Kolaborasi Tangkal Disinformasi
Kunjungan ke Museum Multatuli, HPN 2026 SMSI Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Keadilan
SMSI Pusat Gelar Ekspedisi Budaya HPN 2026, Angkat Sejarah dan Potensi Wisata Banten

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:45 WIB

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44 WIB

Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:02 WIB

Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB