KAI Tegaskan Warga Hindari Perlintasan Liar Demi Keselamatan Bersama

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JOGJA – KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dengan menggunakan perlintasan resmi serta menghindari aktivitas berbahaya di sekitar jalur kereta api.
‎
Peringatan tersebut disampaikan menyusul kembali terjadinya insiden temperan terhadap perjalanan kereta api pada Rabu (5/8/2026) dini hari, sehingga menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait.
‎
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan keselamatan perjalanan kereta api harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
‎
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang pada masa mendatang,” ujar Feni Novida Saragih kepada masyarakat luas.
‎
Insiden tersebut terjadi Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 02.02 WIB ketika KA 301 Parcel Tengah mengalami temperan orang di petak Rewulu-Sentolo.
‎
Peristiwa berlangsung tepatnya di Kilometer 530+5, sementara seluruh awak kereta dipastikan selamat sehingga perjalanan kembali dilanjutkan pukul 02.15 WIB tanpa kendala berarti.
‎
Setelah kejadian berlangsung, korban penemper segera ditangani pihak Polsek Sedayu sesuai prosedur penanganan yang berlaku demi menjamin keamanan lokasi dan masyarakat sekitar.
‎
Feni menegaskan masyarakat wajib disiplin mematuhi seluruh rambu keselamatan sebelum melintasi perlintasan sebidang agar terhindar dari risiko kecelakaan yang membahayakan nyawa bersama.
‎
“Berhentilah sejenak dan pastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas. Jangan mengambil risiko yang dapat berakibat fatal,” tegas Feni Novida Saragih kembali.
‎
Menurutnya, aktivitas di sekitar jalur kereta api memiliki potensi bahaya sangat tinggi sehingga masyarakat diminta tidak bermain maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
‎
‎KAI Daop 6 juga mengimbau masyarakat hanya menggunakan perlintasan sebidang resmi yang telah dilengkapi berbagai rambu keselamatan serta fasilitas pendukung memadai lainnya.
‎
“Penggunaan perlintasan liar sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat sendiri,” kata Feni.
‎
Selain itu, masyarakat diminta tidak membuat perlintasan liar baru karena tindakan tersebut berpotensi memicu kecelakaan serta mengganggu operasional perjalanan kereta api setiap harinya.
‎
“Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama mencegah terjadinya kecelakaan,” ujar Feni menambahkan dengan tegas.
‎
KAI Daop 6 berharap seluruh pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan disiplin, serta selalu memperhatikan kondisi jalur sebelum melintasi rel kereta api kapan pun.
‎
“Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi. Mari bersama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat,” pungkas Feni Novida Saragih mengakhiri keterangannya.
‎
Melalui edukasi berkelanjutan, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga seluruh perjalanan kereta berlangsung aman, lancar, dan bebas kecelakaan bersama. (waw)

Berita Terkait

‎Ribuan Pembatik Kepung Malioboro, Peserta Kalimantan Bongkar Pengalaman Pertamanya
Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas
‎Gekrafs DIY Gebrak Ekonomi Kreatif Jogja, Wawan Dorong Aksi Nyata
Komisi C DPRD DIY Dorong Infrastruktur Gunungkidul Makin Terintegrasi Berkelanjutan
Dari Anak Panah hingga Sampah Botol, Celeban Punya Gebrakan
Ahmad Syauqi Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi dan Solidaritas Warga
‎Milad Kedua Prime UMY Gebrak Aksi Sosial, Donor Darah Gratis
Listyo Sigit ke KSP, Guru Besar UMY Tekankan Mekanisme Kelembagaan Jaga Independensi Polri

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21 WIB

‎Ribuan Pembatik Kepung Malioboro, Peserta Kalimantan Bongkar Pengalaman Pertamanya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Komisi C DPRD DIY Dorong Infrastruktur Gunungkidul Makin Terintegrasi Berkelanjutan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Dari Anak Panah hingga Sampah Botol, Celeban Punya Gebrakan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Ahmad Syauqi Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi dan Solidaritas Warga

Berita Terbaru