Jogja Eco Style 2025, Panggung Kolaborasi Menuju Fesyen Hijau Nusantara

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sleman – Jogja Eco Style (JES) 2025 resmi digelar di Yogyakarta dengan misi besar: memadukan fashion, craft, dan keberlanjutan dalam satu panggung kreatif. Acara kolaboratif antara Asosiasi Eco Printer Indonesia (AEPI), Loman Park Hotel, dan UNESCO ini menjadi momentum penting bagi pelaku industri kreatif untuk menunjukkan bahwa fesyen bisa tampil menawan tanpa merusak bumi.

‎“AFF 2025 ini kami rancang sebagai ruang lintas disiplin, menyatukan desainer, budayawan, dan komunitas kreatif dalam semangat keberlanjutan,” ujar Puthut Ardianto, Ketua Pelaksana JES 2025. Ia menambahkan, tema Threads of Earth dipilih untuk menegaskan bahwa busana dapat menjadi medium refleksi ekologis sekaligus ekspresi budaya.

‎Pembina AEPI Fitriani Kuroda menyebut JES bukan sekadar acara tahunan, melainkan gerakan nyata menuju perubahan gaya hidup global. “Kami ingin mengangkat kearifan lokal Indonesia ke panggung dunia, lewat praktik bisnis yang lebih etis dan bertanggung jawab. Kolaborasi dengan UNESCO memperkuat misi ini,” ujarnya.

‎Acara yang berlangsung dua hari ini juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti workshop ecoprint, pewarna alami, hingga talkshow dengan desainer nasional Poppy Dharsono dalam sesi Eco-Conscious Fashion. Puncaknya, AEPI Fashion Festival (AFF) ke-4 menampilkan karya desainer tanah air dan tamu internasional Larissa Gustova dari London.

‎“Kami ingin tunjukkan bahwa fesyen Indonesia bisa jadi pelopor perubahan,” tegas Handono S. Putro, Co-Founder JES sekaligus Managing Director Loman Park Hotel. Ia mengajak publik datang langsung dan menyaksikan transformasi fesyen hijau di jantung budaya Indonesia. Dengan kombinasi seni, edukasi, dan keberlanjutan, Jogja Eco Style 2025 menegaskan Yogyakarta sebagai pusat fesyen ramah lingkungan Asia Tenggara.

(waw)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru