Jaga Hubungan Harmonis, PTPN IV Regional 6 Pilih Pendekatan Humanis di Kebun Cot Girek

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh – PTPN IV Regional 6 menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan dialog terbuka dan menjaga stabilitas di wilayah operasionalnya, khususnya di Kebun Cot Girek, Aceh Utara. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika yang sempat berkembang terkait dugaan tindakan yang menimpa seorang anak yang dituduh mencuri buah sawit milik perusahaan.

Perusahaan dengan tegas memastikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Manajemen PTPN IV menjelaskan bahwa anak tersebut tidak mengalami kekerasan atau perlakuan tidak manusiawi, seperti yang diberitakan. Sebaliknya, ia hanya dibawa ke pos keamanan untuk diberi nasihat dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Setelah itu, anak tersebut dijemput oleh keluarganya dalam keadaan baik-baik saja.

“Anak yang bersangkutan hanya dibawa untuk diberikan pemahaman, bukan untuk diperlakukan secara kasar. Setelah itu, ia langsung dijemput oleh pihak keluarganya,” ujar Syahrial, Assistant Pengolahan dan Umum (APU) PTPN IV Regional 6, yang mewakili manajemen Kebun Cot Girek.

Syahrial menekankan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang di masa depan. Pihak perusahaan selalu berkomitmen untuk menghadapi setiap permasalahan dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, dengan harapan dapat menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki situasi dan menjaga kelancaran operasional, PTPN IV Regional 6 memutuskan untuk memutasikan Asisten Kepala (Askep) yang sebelumnya bertugas di Kebun Cot Girek ke Kantor Regional. Keputusan ini diambil untuk memastikan pengelolaan kebun tetap berjalan optimal, sambil memperbaiki komunikasi antara perusahaan dan masyarakat yang lebih baik dan harmonis.

“Keputusan ini kami ambil sebagai wujud komitmen perusahaan untuk menjaga stabilitas, serta memastikan operasional perusahaan berjalan dengan lancar. Kami ingin masyarakat melihat bahwa PTPN IV selalu terbuka terhadap aspirasi mereka dan siap melakukan penyesuaian yang diperlukan demi kebaikan bersama,” lanjut Syahrial.

Sebagai tindak lanjut, PTPN IV Regional 6 juga membuka ruang dialog yang lebih luas dengan tokoh masyarakat, aparat desa, dan pihak berwenang untuk memperkuat sinergi demi tercapainya kedamaian dan kemajuan bersama. Dialog yang lebih intensif ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat, serta menjaga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

“Kami percaya bahwa komunikasi yang baik dan kebersamaan akan memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi perusahaan maupun masyarakat Cot Girek. Tujuan kami adalah menjaga harmoni, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, sementara kebun tetap produktif dan memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah,” tambah Syahrial.

Dengan langkah-langkah tersebut, PTPN IV berharap dapat menciptakan kembali suasana yang kondusif, di mana perusahaan dan masyarakat dapat bekerja sama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan hubungan yang harmonis. Perusahaan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi tercapainya tujuan bersama yang lebih baik.(*)

Berita Terkait

Jelang Ramadan, Kapolda Aceh Berikan Bantuan dan Dana Hunian bagi Korban Banjir Bandang Ketambe
Operasikan Dapur Umum Pascabencana, IPDN Libatkan Masyarakat Lokal di Aceh Tamiang
Praja IPDN Fokuskan Pembersihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Aceh Tamiang
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
Mendagri Dorong Optimalisasi Peran Keuchik dalam Percepatan Pendataan Kerusakan Hunian Pascabencana di Aceh
Mendagri Ungkap Strategi Nasional Percepatan Pemulihan Banjir dan Longsor
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Percepatan Pembangunan 600 Huntara Pascabanjir di Aceh Tamiang
Penanganan Bencana Aceh Timur, Kemendagri Pastikan Bantuan Menjangkau Wilayah Terisolasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:40 WIB

Jelang Ramadan, Kapolda Aceh Berikan Bantuan dan Dana Hunian bagi Korban Banjir Bandang Ketambe

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:16 WIB

Operasikan Dapur Umum Pascabencana, IPDN Libatkan Masyarakat Lokal di Aceh Tamiang

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:40 WIB

Praja IPDN Fokuskan Pembersihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026 - 13:09 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Kamis, 1 Januari 2026 - 07:38 WIB

Mendagri Dorong Optimalisasi Peran Keuchik dalam Percepatan Pendataan Kerusakan Hunian Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Jogja

‎SMP MBS Al Badar Hadir, Pesantren Tanpa Mondok

Jumat, 23 Jan 2026 - 08:57 WIB