Irjen Pol (P) Pudji Hartanto: Donor Darah Harus Jadi Budaya dan Kebanggaan Warga Jakarta

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Suasana Aula Serba Guna Utama Kantor Wali Kota Jakarta Pusat pada Sabtu (20/9/2025) dipenuhi semangat merah solidaritas. Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta menggelar pelantikan pengurus cabang se-DKI Jakarta yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-47 organisasi tersebut.

PDDI, yang didirikan oleh Djilis Tahir, Masri Rustam, dan Herman Susilo pada 1978, sejak awal hadir dengan misi mulia: menjadikan donor darah sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia. Semangat itu kembali digelorakan melalui momentum pelantikan para pengurus cabang kali ini.

Ketua PDDI DKI Jakarta, Irjen Pol (P) Drs. Pudji Hartanto, MM, menegaskan bahwa jabatan kepengurusan bukan sekadar formalitas. “Hari ini bukan hanya seremoni. Saudara-saudara menerima amanah kemanusiaan. Setetes darah mampu menyelamatkan nyawa. Mari kita jadikan donor darah sebagai budaya, gaya hidup, sekaligus kebanggaan warga Jakarta,” ujarnya penuh semangat. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah dan salam hormat dari Wakil Ketua PDDI DKI, Mohammad Dawam.

Donor Darah sebagai Lifestyle

Selama ini, PDDI dikenal aktif menggelar program kreatif seperti Goes to School dan Goes to Campus guna mencetak donor pemula serta membangun kader pendonor dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Tujuannya, membiasakan generasi muda menjadikan donor darah bukan hanya aktivitas sosial, tetapi bagian dari gaya hidup sehat dan peduli sesama.

“Bayangkan bila pelajar dan mahasiswa rutin donor darah, kebutuhan stok darah di Jakarta bisa terpenuhi secara berkesinambungan,” kata Pudji.

Energi Baru di Usia ke-47

Peringatan HUT ke-47 juga menjadi refleksi sekaligus energi baru bagi PDDI DKI Jakarta. Organisasi ini berkomitmen memperluas jejaring dengan Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah daerah, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat untuk memperkuat gerakan kemanusiaan.

“PDDI tidak sekadar eksis sebagai organisasi, tetapi hadir nyata sebagai gerakan sosial yang melekat di hati warga ibu kota,” tegas Pudji.

Ajak Masyarakat Jadi Bagian

PDDI juga mengajak masyarakat untuk berani menjadi donor darah. Selain menyehatkan tubuh, setiap tetes darah yang disumbangkan berarti menyelamatkan kehidupan orang lain.

Dengan mengusung moto “Donor darah itu keren. Donor darah itu gaya. Donor darah itu kita!”, PDDI DKI Jakarta optimistis pengurus baru mampu mendorong gerakan donor darah menjadi lifestyle warga ibu kota.(*)

Berita Terkait

Digital CS BRI Dorong Kemudahan dan Kecepatan Transaksi Perbankan Nasabah
Dana Kemanusiaan Pramuka Lampung Diserahkan ke Kwarnas untuk Penanganan Bencana
Menag Bahas Cabang Al-Azhar di Indonesia, Jadi Pembicara Kunci Ekoteologi di Kairo
Pemerintah Kembalikan Dana TKD Rp10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Imlek Nasional 2026: Dari Istiqlal Menuju Lapangan Banteng, Merawat Persatuan Indonesia
Dalam Simposium SMSI, Prof. Albertus Tekankan Reformasi Sistem Pilkada Nasional
Syauqi : Konflik Lahan dan Deforestasi Mendesak Reformasi Tata Kelola Kehutanan
Ketua Umum KONI Pusat Lantik Pengurus PP Perwosi Masa Bakti 2025–2029

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:12 WIB

Digital CS BRI Dorong Kemudahan dan Kecepatan Transaksi Perbankan Nasabah

Senin, 19 Januari 2026 - 16:23 WIB

Dana Kemanusiaan Pramuka Lampung Diserahkan ke Kwarnas untuk Penanganan Bencana

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:36 WIB

Menag Bahas Cabang Al-Azhar di Indonesia, Jadi Pembicara Kunci Ekoteologi di Kairo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah Kembalikan Dana TKD Rp10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:57 WIB

Imlek Nasional 2026: Dari Istiqlal Menuju Lapangan Banteng, Merawat Persatuan Indonesia

Berita Terbaru