IPDN Diminta Pertahankan Seleksi Bersih dan Transparan, Ini Pesan Mendagri Tito

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jatinangor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk tetap mempertahankan sistem rekrutmen yang bersih dan transparan. Menurutnya, sistem rekrutmen yang akuntabel akan mendongkrak kinerja organisasi menjadi lebih optimal.

“Rekrutmen yang salah menyumbang 60 persen kegagalan. Rekrutmen yang benar menyumbang 60 persen keberhasilan organisasi,” ujar Mendagri saat memberikan arahan pada acara Pembekalan kepada Praja Utama Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Gedung Balairung Rudini IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026).

Di hadapan civitas academica IPDN, Mendagri mengingatkan bahwa ia tak segan menindak tegas apabila terdapat praktik suap dalam perekrutan calon praja di IPDN. Ia menilai praktik tersebut hanya akan merugikan organisasi atau lembaga secara keseluruhan.

“Saya tidak mau ada bayar membayar, kalau ada pasti akan saya tindak tegas. Tidak ada bermain seperti itu karena akan merugikan organisasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga melakukan pengecekan secara acak dengan memanggil 10 calon wisudawan terbaik. Di atas panggung, ia menyapa dan berbincang secara akrab dengan mereka guna memastikan akuntabilitas dalam proses rekrutmen.

“Saya merasa bangga dengan IPDN, artinya proses belajar-mengajarnya benar. Ada anaknya buruh, ada [anaknya] orang kecil, ada yang TNI-Polri tetapi [pangkatnya] tidak tinggi. [Mohon maaf], artinya masuk dalam low middle class tetapi bisa menjadi juara di sini,” tutur Mendagri.

Usai berbincang dengan calon wisudawan terbaik, Mendagri kemudian mengenang kehadirannya pada momen wisuda tahun lalu. Ia mengaku bangga IPDN dapat memberikan ruang dan kesempatan yang sama kepada seluruh putra-putri terbaik bangsa untuk belajar di kampus tersebut.

“Tahun lalu saya masih ingat, sembilan dari sepuluh [yang terbaik berasal] dari low middle class. Di sini betul-betul murni, tidak ada sogok-menyogok. Itu yang membuat saya datang ke sini dengan hati yang lega,” tandasnya.

Sebagai informasi, jumlah praja IPDN yang akan diwisuda dan dilantik tahun ini sebanyak 1.204 orang. Mereka terdiri atas 728 laki-laki dan 476 perempuan yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Dorong KPDBU Jadi Strategi Percepatan Infrastruktur di NTB
Efisiensi Belanja Pegawai Didorong, Kemendagri Minta Pemda Maluku Perkuat Strategi
Mendagri: Kompetisi Antardaerah Dorong Daerah Berlomba Wujudkan Indonesia ASRI
Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Kemendagri Dorong Penguatan Kinerja Daerah di Sulawesi
Dekranas Tekankan Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Bawa Perajin Nusantara ke Pasar Global
Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ekonomi Daerah di Luar Belanja Pemerintah
Mendagri: Penataan PPPK Guru dan Lintas Profesi Masih Terus Dibahas Pemerintah
Mendagri Tito Ungkap Penghargaan Pemda Jadi Pemacu Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:37 WIB

Efisiensi Belanja Pegawai Didorong, Kemendagri Minta Pemda Maluku Perkuat Strategi

Sabtu, 19 September 2026 - 10:24 WIB

Mendagri: Kompetisi Antardaerah Dorong Daerah Berlomba Wujudkan Indonesia ASRI

Sabtu, 19 September 2026 - 10:18 WIB

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Kemendagri Dorong Penguatan Kinerja Daerah di Sulawesi

Jumat, 18 September 2026 - 18:35 WIB

Dekranas Tekankan Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Bawa Perajin Nusantara ke Pasar Global

Jumat, 18 September 2026 - 16:07 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ekonomi Daerah di Luar Belanja Pemerintah

Berita Terbaru