Imigrasi Jakarta Pusat Perkuat Peran Desa dalam Pencegahan PMI Non-Prosedural

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta, 16 Oktober 2025 – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peningkatan Kesadaran Masyarakat (Awareness) melalui Pengayaan Fungsi Desa Binaan Imigrasi Guna Mencegah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural serta Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Desa”

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat, Bapak Ronald Arman Abdullah.

“Kegiatan ini memiliki tujuan penting yaitu memberikan pemahaman mendalam kepada seluruh masyarakat terkait peningkatan pemberdayaan masyarakat desa dengan bekal pengetahuan yang cukup agar mencegah terjadinya Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non-Prosedural.”

Dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA), Kementerian Ketenagakerjaan, Bapak Rendra Setiawan.

“Desa Migran Produktif (Desmigratif) adalah program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang bertujuan melindungi, memberdayakan, dan melayani pekerja migran Indonesia (PMI), calon PMI, serta keluarganya.”

Dalam FGD ini juga turut hadir perwakilan dari kalangan akademisi, yakni Ibu Ida Irawati dari Universitas Terbuka.

“Terjadi peningkatan tajam PMI prosedural dari tahun 2023-2025, dan terdapat sebanyak 83% pengaduan dari PMI, maka dari itu perlunya pengawasan lebih lagi dari instansi yang mengurusi PMI agar meminimalisir aduan dan mencegah adanya PMI non prosedural” ujarnya.

FGD ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara Imigrasi, Kementerian Ketenagakerjaan, akademisi, dan unsur masyarakat dalam mendorong penguatan peran desa binaan imigrasi sebagai pilar pencegahan dini PMI non prosedural.

Diharapkan, hasil diskusi yang komprehensif ini dapat menjadi rekomendasi strategis untuk memperkuat kebijakan dan program di masa depan, guna menciptakan tata kelola migrasi yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Indonesia Sabet 9 Penghargaan di WorldSkills Competition Shanghai 2026
Angkat Kriya Berkelanjutan, Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026
Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global
Hadapi Perkembangan Teknologi, Teknisi Ponsel Perlu Tingkatkan Kompetensi
MagangHub Batch 3 Angkatan II Dibuka, Kemnaker Ajak Perusahaan Jadi Mitra Penyelenggara
Teknologi Makin Berkembang, Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Kompetensi Teknisi Ponsel
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Tutup Usia 73 Tahun.
Herman Deru dan Febrita Lustia Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026 di JICC

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:26 WIB

Indonesia Sabet 9 Penghargaan di WorldSkills Competition Shanghai 2026

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Angkat Kriya Berkelanjutan, Dekranasda Kota Bekasi Tampil di Kriyanusa 2026

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global

Minggu, 27 September 2026 - 15:03 WIB

Hadapi Perkembangan Teknologi, Teknisi Ponsel Perlu Tingkatkan Kompetensi

Minggu, 27 September 2026 - 14:45 WIB

MagangHub Batch 3 Angkatan II Dibuka, Kemnaker Ajak Perusahaan Jadi Mitra Penyelenggara

Berita Terbaru