Imigrasi Banten Kukuhkan Peran TIMPORA dalam Mendukung Stabilitas Daerah

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang, 25 September 2025 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjen Imigrasi) Banten menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Provinsi Banten di Hotel Aston Serang. Kegiatan ini mengangkat tema “Peran TIMPORA dalam Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Provinsi Banten”.

Acara dibuka secara resmi oleh Plh. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Banten, Eben Rifqy Taufan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas daerah.

“Pengawasan orang asing bukanlah tugas yang bisa diemban oleh satu instansi saja. Diperlukan kerja sama yang solid, pertukaran informasi yang cepat, dan persepsi yang sama di antara seluruh anggota TIMPORA,” ujar Eben Rifqy Taufan.

“Kehadiran dan kegiatan orang asing yang teratur sesuai peraturan perundang-undangan akan berdampak positif bagi iklim investasi dan pembangunan di Banten. Sebaliknya, potensi pelanggaran harus dapat kita deteksi dan cegah sedini mungkin melalui koordinasi yang efektif,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri puluhan perwakilan instansi yang tergabung dalam TIMPORA, meliputi TNI, Polri, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Kesbangpol, Disnakertrans, Disdukcapil, serta instansi vertikal dan pemerintah daerah dari seluruh Banten.

Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah:

1. Meningkatkan soliditas dan sinergitas antaranggota TIMPORA.

2. Menyamakan persepsi dalam penanganan dan pengawasan keberadaan orang asing.

3. Membahas isu aktual dan potensi kerawanan terkait orang asing.

4. Merumuskan langkah strategis bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan juga diisi dengan paparan materi dari narasumber kompeten serta diskusi interaktif mengenai studi kasus dan tantangan di lapangan. Peserta aktif bertukar pandangan serta informasi untuk memperkuat mekanisme pengawasan yang ada.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pengawasan orang asing di wilayah Banten dapat berjalan lebih komprehensif, terarah, serta memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan daerah.(*)

Berita Terkait

Penyidikan Berbasis Alat Bukti, Polda Banten Tegaskan Proses Hukum Sesuai KUHAP
Sampah Plastik Jadi Sumber Penghasilan, Kades Sindangheula Turun Langsung ke Warga
KKM 39 Unsera Bekali Warga Pegadingan dengan Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Perkuat Infrastruktur Bayah, Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan
Peduli Warga Bayah, Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas
Wagub Banten Tegaskan Empat Raperda DPRD Ditujukan untuk Kepentingan Rakyat
Jalan Kampung Buluh Pandeglang Segera Dibangun, Andra Soni Targetkan Mulai Oktober 2026
Lepas 419 Peserta Jamnas XII, Pemprov Banten Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Penyidikan Berbasis Alat Bukti, Polda Banten Tegaskan Proses Hukum Sesuai KUHAP

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Sampah Plastik Jadi Sumber Penghasilan, Kades Sindangheula Turun Langsung ke Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:11 WIB

KKM 39 Unsera Bekali Warga Pegadingan dengan Teknologi dan Ekonomi Kreatif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Perkuat Infrastruktur Bayah, Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Diresmikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Peduli Warga Bayah, Polda Banten Salurkan 1.000 Sembako dan 500 Tas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB