Imigrasi Banten Dorong Kemandirian Desa Pulo Panjang sebagai Garda Terdepan Cegah TPPO

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang, 10 November 2025 – Kanwil Ditjen Imigrasi Banten Bersama Kanim Kelas II TPI Cilegon melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan di Desa Pulo Panjang, sebuah desa binaan yang terletak di wilayah pesisir dan perbatasan. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Banten, Ibu Felucia Sengky Ratna,didampingi kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon ( Aditya Triputranto)  ini menandai komitmen baru Imigrasi dalam mentransformasi peran desa binaannya.

Fokus utama dari transformasi ini adalah menjadikan Desa Pulo Panjang sebagai desa percontohan dalam pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Felucia Sengky Ratna menegaskan bahwa kehadiran petugas Imigrasi di daerah terdepan, terluar, dan terpencil seperti Desa Pulo Panjang adalah wujud nyata dari tugas pelayanan dan pengawasan keimigrasian.

Tidak lagi cukup bagi Imigrasi hanya menunggu di kantor. Kami harus pro-aktif hadir hingga ke wilayah perbatasan dan sulit dijangkau, membangun kemandirian masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan kejahatan lintas negara, khususnya TPPO dan TPPM. Transformasi desa binaan ini adalah strategi kami untuk membangun pertahanan dari tingkat akar rumput,” tegas Ibuk Felucia.

Kegiatan sosialisasi ini diisi dengan materi yang disampaikan secara interaktif oleh fungsional Keimigrasian, mencakup:

Kehadiran Imigrasi di wilayah seperti ini juga bertujuan untuk memutus mata rantai sindikat kejahatan transnasional yang sering memanfaatkan keterpencilan dan keterbatasan akses informasi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan warga Desa Pulo Panjang. Mereka antusias menyambut inisiatif Imigrasi ini dan berkomitmen untuk bersama-sama mencegah praktik TPPO dan TPPM di lingkungan mereka.

Dengan transformasi ini, Kanwil Imigrasi Banten berharap dapat mereplikasi model pemberdayaan serupa di desa-desa binaan lainnya, memperkuat kedaulatan negara dari ancaman kejahatan yang bersifat lintas batas, dan memastikan perlindungan hukum bagi seluruh warga negara Indonesia, di manapun mereka berada.(Nad)

Sumber: Humas Kanwil Ditjen Imigrasi Banten

Berita Terkait

Final Kejuaraan Bulu Tangkis Spirit 152 Berlangsung Meriah di Pandeglang
Wagub Dimyati: Jumat Berbagi Jadi Investasi Kebaikan Generasi Muda
Wagub Dimyati Tekankan Percepatan Pembangunan Melalui Obligasi Daerah
Iing Andri Supriadi Serahkan 19 Truk Koperasi, Program Presiden Dinilai Pro Rakyat
224 Peserta Ikuti Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 di Kota Serang
Penyelundupan Sisik Trenggiling Digagalkan, Pengawasan Laut Diperkuat
Dialog Lintas Sekolah di Tangsel Perkuat Komitmen Anti Tawuran dan Bullying
Banjir Rendam 550 Hektare Lahan di Pandeglang, Dua Desa Terdampak Parah

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:12 WIB

Final Kejuaraan Bulu Tangkis Spirit 152 Berlangsung Meriah di Pandeglang

Sabtu, 11 April 2026 - 08:21 WIB

Wagub Dimyati: Jumat Berbagi Jadi Investasi Kebaikan Generasi Muda

Sabtu, 11 April 2026 - 08:15 WIB

Wagub Dimyati Tekankan Percepatan Pembangunan Melalui Obligasi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 19:44 WIB

Iing Andri Supriadi Serahkan 19 Truk Koperasi, Program Presiden Dinilai Pro Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 16:54 WIB

224 Peserta Ikuti Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 di Kota Serang

Berita Terbaru