Iftitah: Paradigma Baru Transmigrasi Berorientasi Investasi, Industri, dan Penciptaan Lapangan Kerja

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JAKARTA – Paradigma transmigrasi tengah mengalami perubahan besar. Jika dahulu lahan transmigrasi lebih banyak dimanfaatkan untuk dibagikan kepada sejumlah kepala keluarga, kini kawasan yang sama diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi puluhan ribu orang.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mencontohkan pengembangan kawasan Rempang-Galang, Kepulauan Riau. Menurutnya, sekitar 150 hektare lahan transmigrasi yang dahulu hanya cukup untuk sekitar 75 kepala keluarga, kini diproyeksikan menjadi kawasan industri galangan kapal yang mampu membuka potensi peluang kerja hingga 20 ribu orang.

“Dulu 150 hektare dibagi menjadi kavling untuk sekitar 75 kepala keluarga. Sekarang, lahan yang sama bisa menjadi kawasan industri yang membuka kesempatan kerja hingga 20 ribu orang. Dampaknya tentu jauh lebih besar bagi masyarakat,” kata Menteri Iftitah saat Media Gathering Kementerian Transmigrasi di Jakarta, Jumat (26/6).

Ia menegaskan transformasi tersebut bukan berarti mengabaikan hak masyarakat, melainkan mengoptimalkan pemanfaatan kawasan transmigrasi agar memberikan manfaat ekonomi yang jauh lebih luas.

“Kalau dulu transmigrasi orientasinya membagi tanah, sekarang orientasi kita adalah bagaimana tanah itu mampu menciptakan kesejahteraan bagi jauh lebih banyak orang melalui investasi, industrialisasi, dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Menurut Menteri Iftitah, pada tahap awal pembangunan kawasan Rempang-Galang saja diperkirakan akan terserap sekitar 1.000 hingga 3.000 tenaga kerja konstruksi sebelum kawasan industri mulai beroperasi secara penuh.

Ia menambahkan, transformasi transmigrasi juga mengubah cara pemerintah membangun kawasan. Fokusnya bukan lagi hanya menyediakan rumah atau lahan, tetapi membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi dengan industri, pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, serta investasi agar manfaatnya berkelanjutan.

“Transmigrasi hari ini tidak lagi hanya berbicara soal kepemilikan lahan, tetapi bagaimana kawasan itu mampu menghadirkan pekerjaan, investasi, pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Karena itu, pembangunan kawasan transmigrasi akan terus mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar setiap kawasan tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kita ingin masyarakat datang bukan hanya mendapatkan rumah atau tanah, tetapi juga memperoleh kesempatan kerja dan masa depan yang lebih baik. Itulah arah baru transformasi transmigrasi,” tegas Menteri Iftitah.

Melalui transformasi tersebut, Kementerian Transmigrasi optimistis kawasan-kawasan transmigrasi akan berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menarik investasi, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, serta mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. (gla)

Sumber: Tim Kementerian Transmigrasi

Berita Terkait

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS
Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan
Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target
Kepala Desa Masuk Kampus, Mendagri Tekankan Peran Desa dalam Pemerataan Ekonomi Nasional
Mendagri: Kepala Desa Harus Inovatif dan Profesional untuk Majukan Ekonomi Desa
Poral TNI AL Dukung Pembangunan SDM Unggul, Wamendagri Wiyagus Beri Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:27 WIB

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:12 WIB

Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:54 WIB

Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:20 WIB

Kepala Desa Masuk Kampus, Mendagri Tekankan Peran Desa dalam Pemerataan Ekonomi Nasional

Berita Terbaru