Holding Perkebunan Nusantara Dukung Edukasi Kesehatan Jantung Melalui RSU Cut Meutia

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Langsa — Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat, RSU Cut Meutia, anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) di bawah Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertema “Kenali dan Cegah Gagal Jantung” di area Poliklinik Rawat Jalan, Langsa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular, khususnya Gagal Jantung dan Penyakit Jantung Koroner (PJK).

Dalam pemaparannya, dr. Ghazkhan Shah Ghanar menjelaskan bahwa gagal jantung terjadi ketika otot jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyempitan arteri jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, sehingga jantung menjadi lemah atau kaku.

Sementara itu, Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan gangguan fungsi jantung akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung yang disebabkan oleh penumpukan plak pada dinding pembuluh darah koroner.

“Gagal jantung dan penyakit jantung koroner sama-sama berawal dari gaya hidup yang tidak sehat. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali gejalanya sejak dini dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujar dr. Ghazkhan.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gejala serangan jantung, seperti sesak napas yang memburuk saat beraktivitas, nyeri dada yang menjalar ke punggung, lengan, atau bahu, serta munculnya rasa pusing dan mual yang tidak biasa.

Sebagai langkah pencegahan, dr. Ghazkhan mengajak masyarakat menerapkan panduan hidup CERDIK, yakni: cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres dengan baik.

“Melalui pola hidup sehat dan pengendalian faktor risiko, kita dapat mencegah sebagian besar kasus penyakit jantung. Kesadaran dan tindakan sederhana dapat menyelamatkan banyak nyawa,” tambahnya.

Melalui kegiatan edukatif ini, RSU Cut Meutia menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan layanan kuratif, tetapi juga berperan aktif dalam edukasi promotif dan preventif bagi masyarakat.

“Edukasi ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah kerja perusahaan,” ujar perwakilan manajemen RSU Cut Meutia.

Program edukasi kesehatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung serta menumbuhkan kesadaran akan penerapan gaya hidup sehat sebagai investasi jangka panjang bagi diri dan keluarga.(*)

Berita Terkait

Kasatgas Tito Karnavian Bersama TP PKK Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang
Pemprov Lampung Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi bagi Korban Bencana Aceh
Jelang Ramadan, Kapolda Aceh Berikan Bantuan dan Dana Hunian bagi Korban Banjir Bandang Ketambe
Operasikan Dapur Umum Pascabencana, IPDN Libatkan Masyarakat Lokal di Aceh Tamiang
Praja IPDN Fokuskan Pembersihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Aceh Tamiang
Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
Mendagri Dorong Optimalisasi Peran Keuchik dalam Percepatan Pendataan Kerusakan Hunian Pascabencana di Aceh
Mendagri Ungkap Strategi Nasional Percepatan Pemulihan Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:24 WIB

Kasatgas Tito Karnavian Bersama TP PKK Serahkan Bantuan Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:16 WIB

Pemprov Lampung Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi bagi Korban Bencana Aceh

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:40 WIB

Jelang Ramadan, Kapolda Aceh Berikan Bantuan dan Dana Hunian bagi Korban Banjir Bandang Ketambe

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:16 WIB

Operasikan Dapur Umum Pascabencana, IPDN Libatkan Masyarakat Lokal di Aceh Tamiang

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:40 WIB

Praja IPDN Fokuskan Pembersihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB