Herman Deru Bersama Wamen LH Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Talang Jambe

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen LH RI Diaz Faisal Malik Hendropriyono secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada perwakilan tim satgas darat di lokasi Karhutla, disaksikan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan pejabat terkait.

Wamen LH RI Diaz Faisal Malik Hendropriyono secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada perwakilan tim satgas darat di lokasi Karhutla, disaksikan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan pejabat terkait.

JOGJAOKE.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) RI Diaz Faisal Malik Hendropriyono dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa memantau langsung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Talang Jambe, Palembang, Rabu (7/10/2026).

Pemantauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan yang terdampak Karhutla sekaligus memastikan upaya penanganan dan pemadaman terus dilakukan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi risiko terhadap masyarakat.

Dalam pemantauan tersebut, terdapat dua lokasi yang menjadi perhatian. Titik pertama merupakan lahan gambut yang berada berdekatan dengan kawasan perumahan padat penduduk. Sementara itu, titik kedua berada di sekitar kawasan perkebunan sawit.

Wamen LH RI Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi Karhutla sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanggulangan Karhutla.

“Kami melihat dua lokasi Karhutla. Intinya kami ingin mempererat kolaborasi dengan daerah, bagaimana kita bisa bersama-sama menanggulangi Karhutla ini,” ujar Diaz.

Menurutnya, upaya penanganan Karhutla di Sumsel telah dilakukan melalui berbagai metode, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan water bombing. Namun, pelaksanaan water bombing pada saat pemantauan terkendala kondisi jarak pandang yang belum memungkinkan.

“Pak Gubernur juga sudah bergerak dan melakukan dengan baik melalui OMC dan water bombing. Namun, water bombing terhalang aturan jarak pandang yang tidak terlalu baik sehingga belum bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Diaz menambahkan, pelaksanaan OMC masih terus menunggu informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurutnya, upaya penanganan Karhutla perlu dilakukan secara terpadu dengan mengombinasikan berbagai metode sesuai kondisi di lapangan.

“Kita lihat bagaimana komplemen dari water bombing dan OMC. Di OKI banyak sekali lahan gambut, artinya jika tidak ada air, kebakarannya semakin jadi. Karena itu, kita juga perlu mencari sumber air terdekat,” katanya.

Selain dukungan melalui udara, penanganan Karhutla juga dilakukan melalui pengerahan pasukan darat yang melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wamen LH yang telah datang langsung melihat kondisi Karhutla di Sumsel. Menurutnya, pemantauan bersama tersebut menunjukkan pentingnya sinergi dalam menangani Karhutla.

“Terima kasih kepada Pak Wamen yang telah melihat langsung dan mengunjungi kami. Kami mengajak melihat dua spot, yaitu di kawasan perumahan dan di perkebunan, agar masyarakat mengetahui bahwa pekerjaan ini terus kita lakukan,” ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, penanganan Karhutla di Sumsel terus dilakukan tanpa mengenal waktu. Meski tidak seluruh proses penanganan dapat terlihat atau diberitakan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus bekerja di lapangan.

“Percayalah, upaya terus kita lakukan siang dan malam. OMC juga terus dilakukan, bahkan tengah malam, tergantung informasi dari BMKG,” tegasnya.

Herman Deru juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palembang yang terus melakukan upaya penanganan Karhutla di wilayahnya. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman Karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen LH RI juga menyerahkan bantuan untuk mendukung penanganan dan pemadaman Karhutla. Bantuan tersebut diserahkan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) Pulau Muning serta kepada Pemerintah Kota Palembang yang diterima langsung oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Pemantauan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut dan berdekatan dengan permukiman masyarakat. (gla)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Buka Peluang Investasi Global, Pemprov Sumsel Tawarkan Potensi Sektor Unggulan untuk Pasar Bangladesh
Perkuat Adaptasi Era Digital, Herman Deru Minta TVRI Sumsel Terus Perbarui Konten Kreatif dan Informatif
Inovasi Kampung Patin Bawa Sumsel Berprestasi di IGA 2026, Produksi Perikanan Alami Lonjakan Signifikan
Wujudkan Layanan Publik Cepat dan Efisien, Pemprov Sumsel Pacu Integrasi Adminduk Berbasis Digital
Tanda Pulihnya Kualitas Udara Sumsel: Edward Candra Minta ASN Pemprov Kembali Tingkatkan Kedisiplinan
Kombinasikan Wisata Budaya dan Keanekaragaman Hayati, Festival Rempah Sumsel 2026 Jadi Magnet Baru Pariwisata
Jamin Kepastian Pasar Global, Herman Deru Pacu Daya Saing Komoditas Karet Asal Sumsel
Perkuat Peran Kepemudaan, Wagub Cik Ujang Harapkan PMII Sumsel Bawa Kontribusi Positif dari Muspimnas Bandung

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:32 WIB

Buka Peluang Investasi Global, Pemprov Sumsel Tawarkan Potensi Sektor Unggulan untuk Pasar Bangladesh

Rabu, 4 November 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Adaptasi Era Digital, Herman Deru Minta TVRI Sumsel Terus Perbarui Konten Kreatif dan Informatif

Rabu, 4 November 2026 - 16:45 WIB

Wujudkan Layanan Publik Cepat dan Efisien, Pemprov Sumsel Pacu Integrasi Adminduk Berbasis Digital

Selasa, 3 November 2026 - 18:35 WIB

Tanda Pulihnya Kualitas Udara Sumsel: Edward Candra Minta ASN Pemprov Kembali Tingkatkan Kedisiplinan

Senin, 2 November 2026 - 13:47 WIB

Kombinasikan Wisata Budaya dan Keanekaragaman Hayati, Festival Rempah Sumsel 2026 Jadi Magnet Baru Pariwisata

Berita Terbaru

Yogyakarta

Foto Wapres Dilecehkan! DPRD Bilang Ini Bukan Salah Kami

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:15 WIB