Gubernur Lampung Dorong Penyajian Data dan Proyek Investasi yang Akurat dan Menarik di LEIF 2025

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung — Rapat lanjutan persiapan Lampung Economic Investment Forum (LEIF) 2025 akan fokus pada gagasan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tentang penguatan ekonomi berbasis komoditas dan hilirisasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, di Ruang Kerja Sekda, Kantor Gubernur, Rabu (15/10/2025).

Bimo Epyanto menjelaskan sebanyak 130 investor nasional dan internasional diperkirakan akan hadir dalam forum tersebut.

Bimo menyampaikan bahwa ajang tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Lampung untuk berdialog langsung dengan calon investor, sehingga diperlukan kesiapan bahan presentasi dan data yang kuat.

Rapat tersebut dihadiri juga oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

LEIF 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Bank Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2025. Dalam forum ini, Lampung akan menampilkan berbagai proyek strategis dan peluang investasi unggulan untuk menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan calon investor potensial.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menyampaikan pesan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bahwa forum investasi ini tidak hanya menampilkan daftar proyek, tetapi juga harus mampu menggambarkan secara komprehensif potensi dan sumber daya yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Lampung memiliki aset, lahan, dan sumber daya yang menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Marindo.

Ia menegaskan bahwa data, informasi, dan produk investasi yang akan disajikan harus jelas, akurat, dan menarik, agar mampu meningkatkan kepercayaan investor. Ia juga berharap hasil dari kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaannya saja, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata dan berdampak jangka panjang bagi perekonomian daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung optimistis LEIF 2025 mampu membuka peluang kolaborasi dan investasi jangka panjang, mempercepat hilirisasi komoditas unggulan, serta menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah.(nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Tak Lupa Akar Budaya! Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Utamakan Bahasa Indonesia dan Rawat Bahasa Daerah
Gubernur Mirza Dorong FKI SBS Lahirkan Inovasi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi
Tak Cuma Singgah! Gubernur Lampung Ingin Tahura WAR Bikin Wisatawan Betah Berlibur Lebih Lama
Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026
Bangkitkan Ekonomi dan Kesejahteraan Warga, TP PKK Lampung Gagas Desa TAPIS di Serdang
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Gubernur Lampung Fokus Bangun Kekuatan dari Perdesaan
Jaga Aset Lingkungan, Wagub Jihan Ajak Semua Pihak Kelola Hutan Lampung Secara Berkelanjutan
Dukung Penuh LPTG Lampung di Ajang Nasional, Gubernur Mirza Tekankan Pentingnya Pembangunan Karakter Muda

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Tak Lupa Akar Budaya! Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Utamakan Bahasa Indonesia dan Rawat Bahasa Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Gubernur Mirza Dorong FKI SBS Lahirkan Inovasi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Tak Cuma Singgah! Gubernur Lampung Ingin Tahura WAR Bikin Wisatawan Betah Berlibur Lebih Lama

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Buktikan Kepemimpinan Unggul, Sekdaprov Lampung Raih Posisi Kedua di Ajang ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Bangkitkan Ekonomi dan Kesejahteraan Warga, TP PKK Lampung Gagas Desa TAPIS di Serdang

Berita Terbaru