GPM Kota Yogyakarta Gelar Konfercab I, Bidik Generasi Muda dan Bumikan Marhaenisme

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Yogyakarta menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) I sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus konsolidasi organisasi di tingkat cabang.

Ketua Panitia Konfercab I GPM Kota Yogyakarta, Antonius Fokki Ardiyanto, mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan proses regenerasi kepemimpinan organisasi berjalan secara demokratis.

“Ini mekanisme tahunan organisasi Gerakan Pemuda Marhaenis untuk melakukan regenerasi kepemimpinan di tingkatan cabang Kota Yogyakarta,” kata Fokki kepada wartawan.

Menurut dia, Konfercab I GPM Kota Yogyakarta merupakan forum pertama setelah proses konsolidasi organisasi dilakukan secara berjenjang pasca-Kongres XI GPM.

“Tujuannya regenerasi kepemimpinan,” ujarnya.

Fokki menjelaskan, GPM memiliki sejarah panjang sejak 1963 dan dikenal sebagai organisasi yang membawa gagasan Marhaenisme dalam kehidupan kebangsaan.

“GPM ini sejarahnya sudah ada sejak tahun 1963, ketika terjadi peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto,” katanya.

Ia mengatakan, GPM sempat mengalami tekanan pada masa pemerintahan Orde Baru karena membawa asas Marhaenisme.

“Karena menganut asas Marhaenisme, ini menjadi salah satu organisasi atau elemen yang ditindas pemerintahan Orde Baru,” ungkapnya.

Fokki menyebut kebangkitan kembali GPM berlangsung setelah era Reformasi. Konsolidasi organisasi kemudian terus dilakukan hingga melahirkan kepengurusan baru di tingkat nasional maupun daerah.

“Mulai bangkit lagi tahun 2000, ketika kita mengadakan Kongres ke-10,” tuturnya.

Pada 2026, GPM kembali menggelar Kongres XI yang kemudian ditindaklanjuti dengan konsolidasi organisasi di tingkat kota, kabupaten, hingga provinsi.

“Di tahun 2026 kemarin kita melakukan Kongres ke-11, lalu ditindaklanjuti dengan konsolidasi di tingkatan kota, kabupaten sampai provinsi,” kata Fokki.

Untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kota Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang menjalankan agenda konsolidasi tersebut.

“Untuk DIY, ini wilayah kedua setelah Gunungkidul yang melakukan konsolidasi,” ujarnya.

Anggota Didominasi Anak Muda

Fokki menyebut jumlah anggota GPM Kota Yogyakarta yang telah terverifikasi melalui Kartu Tanda Anggota (KTA) mencapai sekitar 550 orang. Sebagian besar di antaranya merupakan kalangan muda.

“Kalau khusus Kota Jogja, yang terverifikasi dengan KTA sekitar 550-an,” ungkapnya.

Menurut Fokki, kondisi tersebut menunjukkan bahwa GPM memiliki ruang kaderisasi yang cukup besar untuk melibatkan generasi muda, termasuk Generasi Z.

“Lebih banyak anak-anak muda, Gen X sama Gen Z,” katanya.

Konfercab I GPM Kota Yogyakarta mengusung tema “Membumikan Marhaenisme”. Tema tersebut menjadi landasan untuk memperkuat pemahaman kader mengenai Pancasila dan gagasan Marhaenisme serta relevansinya dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Fokki berharap generasi muda tidak hanya memahami Marhaenisme sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga mampu menggali nilai-nilainya untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

“Bagi kawan-kawan Gen Z, galilah Marhaenisme untuk bisa membebaskan rakyat dari yang namanya penindasan,” pungkas Fokki. (ady)

Berita Terkait

Hasto Tekankan Trisakti Saat Pimpin Semangat Marhaenis Jogja
Mende Gitaris Naga dan Aldi Taher Buka Babak Baru, Jajal Dunia Tarik Suara
Sekolah Rakyat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran, Dosen UMY: Fokus pada Akses dan Kualitas, Bukan Sekadar Bangun Sekolah
UMY Tutup Rangkaian Konferensi Internasional sebagai Satu Ekosistem Akademik
Grand Diamond Hotel Yogyakarta Padukan Hospitality dan Wisata Rohani Lewat Pengajian
Respons Cepat Polisi, Laporan Orang Terjatuh ke Sungai Batikan Segera Ditangani
Susanto Tantang Mahasiswa KKN UII Ciptakan Perubahan Nyata Warungboto Berkelanjutan
Ra’Nggagas Solidarity Salurkan Santunan, Perkuat Solidaritas Antaranggota

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:32 WIB

GPM Kota Yogyakarta Gelar Konfercab I, Bidik Generasi Muda dan Bumikan Marhaenisme

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Hasto Tekankan Trisakti Saat Pimpin Semangat Marhaenis Jogja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Sekolah Rakyat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran, Dosen UMY: Fokus pada Akses dan Kualitas, Bukan Sekadar Bangun Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:00 WIB

UMY Tutup Rangkaian Konferensi Internasional sebagai Satu Ekosistem Akademik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Grand Diamond Hotel Yogyakarta Padukan Hospitality dan Wisata Rohani Lewat Pengajian

Berita Terbaru

Yogyakarta

Hasto Tekankan Trisakti Saat Pimpin Semangat Marhaenis Jogja

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB