Formasi Baru Dominasi Perempuan, Havinhell Tegaskan Identitas Rock Enerjik Lewat “POWERPUNK”

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA – Band rock Havinhell resmi merilis album kedua bertajuk POWERPUNK pada (21/1/26). Album tersebut menjadi penanda kembalinya Havinhell ke industri musik setelah 15 tahun sejak perilisan album perdana mereka.

Album POWERPUNK kini telah tersedia di berbagai platform digital. Dalam rilisan ini, Havinhell memperkenalkan formasi terbaru yang terdiri dari Ika Zidane (vokal/bass), Astarina Dian (vokal/gitar), Naomi Anna (drum), serta Rangga Lazuardi (lead guitar).

Nama POWERPUNK diambil dari salah satu lagu dalam album tersebut. Secara keseluruhan, album ini memuat 12 lagu dengan beragam dinamika cerita yang mengangkat tema kekuatan, kebersamaan, dan persahabatan. Konsep tersebut terinspirasi dari karakter serial animasi The Powerpuff Girls, yang turut direpresentasikan dalam formasi band.

Proses pengerjaan album berlangsung selama satu tahun, meliputi tahap rekaman, mixing, hingga mastering dengan dukungan BMD Music. Salah satu lagu lama mereka, “Kita” yang sempat dirilis pada 2022, dibawakan ulang dengan aransemen dan formasi terbaru.

Dalam album ini, Havinhell juga menggandeng sejumlah musisi Yogyakarta. Di antaranya adalah Rebellion Rose dan Topanmurdoxh dalam lagu “Lucky 13 Rocks”. Selain itu, mereka turut berkolaborasi dengan KMNG serta Renosatt Serigala Malam dalam lagu “Obsidian”.

Nama Kery Astina tercatat sebagai penulis lagu dalam “Teruntuk Kau Yang Berjuang” bersama Ika Zidane. Sementara untuk pengerjaan artwork dan desain album fisik, Havinhell menggandeng Dicke Rock.

Ika Zidane menyampaikan harapannya agar formasi baru Havinhell dapat terus berkarya bersama. “Banyak harapan dan doa dengan rilisnya album terbaru ini setelah banyak jatuh bangun yang dialami. Semoga kita berempat bisa selalu berkarya, bertumbuh, dan berproses bersama,” ujarnya.

Astarina Dian mengungkapkan kebahagiaannya dapat membentuk band dengan mayoritas personel perempuan dan memainkan musik berenergi. Sementara Naomi Anna menyebut Havinhell sebagai ruang belajar dan eksplorasi musikal baginya.

Melalui POWERPUNK, Havinhell menargetkan dapat menjangkau pendengar yang lebih luas sekaligus memperkuat eksistensi mereka di kancah musik independen nasional. (Aga)

Berita Terkait

‎Nuzulul Qur’an Teguhkan Cahaya Peradaban Saat Dunia Dilanda Krisis
‎Pria Bersurjan dan Kebaya Syiar Budaya, Ngemong Generasi Muda
‎Relawan MBG DIY Bersatu, 5.000 Orang Ikrar Benahi Layanan
‎BGN Ancam Hentikan Operasional Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Sanitasi
Disperindag DIY Genjot IKM Naik Kelas Lewat Pameran Kerajinan
Korem 072 Pamungkas Siagakan 850 Personel Antisipasi Bencana dan Mudik
‎KAI-TNI Bergerak! Bersih Vandalisme Jembatan Kewek Demi Wajah Jogja
Ambarrukmo Ulang Tahun ke-20, Bagikan Takjil Spesial 3 Hari

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:34 WIB

‎Nuzulul Qur’an Teguhkan Cahaya Peradaban Saat Dunia Dilanda Krisis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:43 WIB

‎Pria Bersurjan dan Kebaya Syiar Budaya, Ngemong Generasi Muda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:56 WIB

‎Relawan MBG DIY Bersatu, 5.000 Orang Ikrar Benahi Layanan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:05 WIB

‎BGN Ancam Hentikan Operasional Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Sanitasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:12 WIB

Disperindag DIY Genjot IKM Naik Kelas Lewat Pameran Kerajinan

Berita Terbaru

Bekasi

Maknai Ramadan, Wawali Bekasi Ajak Lakukan Amalan Terbaik

Senin, 9 Mar 2026 - 09:06 WIB