DPRD Jogja Desak Percepatan Penataan Sungai Code di Tengah Kendala Cuaca

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Komisi C DPRD Kota Yogyakarta mendesak percepatan penataan bantaran Sungai Code setelah intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir memperlambat pekerjaan pembangunan jalan inspeksi dan pelaksanaan program M3K di kawasan Terban, Gondokusuman.

Program M3K—Mundur, Munggah, Madhep Kali—mendorong bangunan menjauh minimal tiga meter dari tepi sungai, menyediakan hunian relokasi melalui rumah susun, dan menata orientasi rumah agar menghadap ke aliran sungai. Skema ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang mengembalikan fungsi Sungai Code sebagai ruang publik yang aman, tertib, dan layak huni.

Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Bambang Seno Baskoro, mengatakan inspeksi lapangan menunjukkan bahwa progres berjalan sesuai jalur meski sempat tertahan faktor cuaca. “Ada keterlambatan beberapa persen dari progres pelaksanaan karena kondisi hujan. Namun, kami mendapat keyakinan pekerjaan dapat segera dikejar,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Pembukaan jalan inspeksi selebar tiga meter masih berlangsung dan diarahkan membentang dari sisi utara hingga selatan aliran Sungai Code. Penataan serupa juga berjalan di Kotabaru dan dinilai memberi dampak sosial-ekonomi bagi warga sekitar.

Bambang menuturkan penataan Sungai Code merupakan fondasi bagi rencana pengembangan wisata perahu. Namun, keberhasilan konsep tersebut bergantung pada pengendalian sampah yang hingga kini masih menjadi persoalan besar di aliran sungai. Ia menilai persoalan sampah tidak dapat ditangani Kota Yogyakarta seorang diri dan membutuhkan konsolidasi sistem pengelolaan Kartamantul, mengingat sebagian besar sampah terbawa arus dari wilayah hulu di Sleman.

“Sampah di Sungai Code kini bukan hanya sampah rumah tangga. Sudah termasuk sampah kemasan dalam jumlah masif,” katanya. Ia menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir agar penataan yang dilakukan benar-benar menghasilkan sungai yang bersih dan berfungsi optimal. (ihd)

Berita Terkait

Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal
80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan
Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Peran Keluarga Dinilai Krusial, DPRD DIY Ingatkan Bantuan Stunting Tepat Sasaran
Perda Riset DIY Disahkan, Menata Kebijakan Berbasis Data dan Kejujuran Sejarah
DPRD DIY Gelar Wayang ‘Kangsa Adu Jago’, Eko Suwanto Ajak Pemimpin Teguhkan Integritas
Eko Suwanto Pimpin DPC PDI-P Kota Yogyakarta Lagi, Fokus Tekan Ketimpangan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:37 WIB

Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal

Senin, 5 Januari 2026 - 22:33 WIB

80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:16 WIB

Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:27 WIB

Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:56 WIB

Peran Keluarga Dinilai Krusial, DPRD DIY Ingatkan Bantuan Stunting Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Jawa Barat

Kepala Desa Tajursindang Bantah Tudingan Penyelewengan Dana Desa

Jumat, 16 Jan 2026 - 13:03 WIB