DPRD DIY Desak Pemerintah Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi F DPRD DIY RB Dwi Wahyu (Joke)

Ketua Komisi F DPRD DIY RB Dwi Wahyu (Joke)

Distribusi Lama, Makanan Dikhawatirkan Tidak Layak Konsumsi

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Komisi D DPRD DIY mendesak pemerintah pusat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu sorotan utama ialah lamanya jeda antara proses pengolahan dan distribusi makanan, yang berpotensi membuat makanan tidak segar bahkan rusak sebelum dikonsumsi anak-anak.

Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, menilai sistem distribusi yang berlaku saat ini belum menjamin kualitas makanan. Padahal, tujuan utama program MBG adalah meningkatkan gizi anak. “Distribusi makan supaya segar itu harus ditinjau kembali. Jangan sampai makanan basi atau rusak ketika sampai ke anak-anak,” ujar Dwi Wahyu di DPRD DIY, Jumat (26/9/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan kajian akademik, keamanan makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan baku, tetapi juga proses pengolahan, penyimpanan, hingga pengantaran. “Ada jurnal menyebutkan, 70 persen makanan bisa jadi tidak aman karena prosesnya, bukan semata dari bahan bakunya. Tempat pengolahan yang tidak higienis pun dapat menjadi sumber penyakit,” kata Dwi.

Selain aspek distribusi dan pengolahan, Komisi D juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia yang bertugas dalam pengawasan program MBG. Dwi menilai, ke depan pengelolaan dapur MBG sebaiknya melibatkan sekolah secara langsung melalui dinas terkait agar kontrol mutu lebih optimal. (ihd)

Berita Terkait

DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas
Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala
Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen
Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal
80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan
Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Peran Keluarga Dinilai Krusial, DPRD DIY Ingatkan Bantuan Stunting Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 18:31 WIB

DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:14 WIB

Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:45 WIB

Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:37 WIB

Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal

Senin, 5 Januari 2026 - 22:33 WIB

80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru