Dari Jogja Menuju Kuala Lumpur: Sunshine Voice UMY Menata Nada, Mengasah Mental

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paduan Suara Mahasiswa Sunshine Voice (SSV) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menorehkan capaian dengan meraih Juara II kategori umum dalam JCM Choral Competition 2026. (Humas UMY)

Paduan Suara Mahasiswa Sunshine Voice (SSV) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menorehkan capaian dengan meraih Juara II kategori umum dalam JCM Choral Competition 2026. (Humas UMY)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Suara-suara muda itu tak sekadar berpadu dalam harmoni. Di balik setiap not yang dilantunkan, tersimpan disiplin, kegugupan yang ditaklukkan, serta harapan untuk menembus panggung internasional. Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa Sunshine Voice (SSV) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta kembali menorehkan capaian dengan meraih Juara II kategori umum dalam JCM Choral Competition 2026.

Bagi mereka, kemenangan itu bukan garis akhir. Ia justru menjadi anak tangga menuju Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) International Choir Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus mendatang.

Ketua Umum SSV UMY, Fajri Trias Fauzi Muhammad, menyebut keikutsertaan dalam JCM telah dirancang sebagai bagian dari strategi besar menuju panggung internasional. Sejak Oktober 2025, tim menjalani latihan intensif hampir empat bulan lamanya. “Sejak awal kami posisikan ini sebagai uji panggung. Kami ingin melihat kesiapan tim sebelum tampil di level yang lebih besar,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Dalam kategori umum, kompetisi tersebut diikuti berbagai kelompok paduan suara dari perguruan tinggi hingga sekolah menengah atas di Yogyakarta. Persaingan berlangsung ketat, dengan standar musikalitas yang menuntut presisi dan kekompakan tinggi.

Namun, bagi Sunshine Voice, pengalaman panggung menjadi pelajaran yang lebih berharga daripada sekadar trofi. Fauzi menuturkan, perbedaan antara ruang latihan dan panggung lomba terasa nyata. “Saat latihan mungkin sudah percaya diri. Tetapi ketika naik panggung, terutama bagi anggota yang baru pertama kali, rasa gugup pasti muncul. Di situlah mental diuji,” katanya.

Aspek musikal pun tak luput dari evaluasi. Kontrol volume, keseimbangan antarsuara, hingga kualitas interpretasi lagu menjadi perhatian utama pelatih. Karakter akustik ruang pertunjukan yang berbeda dari ruang latihan juga menjadi catatan penting dalam pembenahan teknis menjelang kompetisi di Malaysia.

Kini, mereka menata ulang harmoni, memperkuat kekompakan, dan mematangkan mental bertanding. Target yang dipasang tak lagi sekadar partisipasi, melainkan medali emas. Di antara jeda latihan dan evaluasi, terselip keyakinan bahwa setiap nada yang diasah hari ini akan menemukan gaungnya di panggung internasional nanti.

Bagi Sunshine Voice, Juara II di Yogyakarta adalah prolog. Bab berikutnya akan ditulis di Kuala Lumpur. (aga/ihd)

Berita Terkait

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 
Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal
UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS
HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT
Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang
Kreatif dan Bernilai Jual, Singkong Jadi Sushi di Program Pengabdian Untirta
UMY Perkuat Reputasi Global di Tengah Ketatnya Persaingan Kampus Asia
UMY Ubah Pola Konsumsi Rapat, 1.500 Pegawai Makan Siang Gratis Terpusat
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

Mataf UMY: 7.131 Mahasiswa Memulai Perjalanan: Belajar Ilmu sekaligus Kehidupan 

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Ketika Cita-cita Menjadi Dokter Harus Diperjuangkan hingga ke Ujung Sinyal

Sabtu, 5 September 2026 - 18:20 WIB

UMY Siapkan Sustainability Center, Belajar dari Smart Eco Campus ITS

Selasa, 1 September 2026 - 21:09 WIB

HMI Tunas Bangsa UMY Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di NTT

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Jawab Keresahan Soal LKS Mahal, Bupati Aep Gratiskan Modul Siswa SD-SMP di Karawang

Berita Terbaru