Danrem Pamungkas Tegaskan Prajurit Waspadai Krisis Energi dan Kekeringan Nasional

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Upacara Bendera 17-an Bulan Mei 2026 di lingkungan Makorem 072/Pamungkas berlangsung khidmat di Lapangan Apel Makorem 072/Pamungkas, Jalan Reksobayan No. 4, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Senin (18/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 072/Pamungkas Yuniar Dwi Hantono dan diikuti seluruh prajurit serta PNS Makorem 072/Pamungkas.

Turut hadir Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama beserta jajaran pejabat Korem lainnya.

Dalam kesempatan itu, Danrem membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak yang menegaskan bahwa TNI AD terus berupaya menyesuaikan diri terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis global, regional maupun nasional yang berkembang sangat cepat.

“TNI AD harus mampu adaptif menghadapi berbagai tantangan strategis yang terus berubah,” demikian amanat Kasad yang dibacakan Danrem.

Kasad juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh agenda Program Kerja dan Anggaran Tahun 2026 sejauh ini berjalan sesuai target dan sasaran.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen seluruh personel yang menjalankan tugas secara disiplin, konsisten dan penuh tanggung jawab.

“Profesionalisme dan kualitas pengabdian harus terus ditingkatkan demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada TNI AD,” tegasnya.

Dalam amanat tersebut, Kasad turut menyoroti konflik geopolitik dunia serta gangguan pasokan energi global yang masih menjadi tantangan serius bagi berbagai negara, termasuk Indonesia.

Meski Indonesia dinilai memiliki ketahanan cukup baik dalam menghadapi krisis energi, Kasad meminta seluruh elemen bangsa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lain seperti prediksi kemarau panjang dan kekeringan ekstrem pada Juni 2026 mendatang.

“Seluruh prajurit harus peka dan siap membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan,” ujarnya.

Kasad menegaskan bahwa TNI AD telah melakukan berbagai langkah progresif melalui pembentukan gugus tugas di satuan jajaran untuk mendukung kebijakan efisiensi pemerintah.

Langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi penggunaan BBM, gas, listrik dan air. Selain itu, program unggulan seperti pembangunan jembatan, karya bakti dan kegiatan teritorial lainnya disebut telah memberi manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Mengakhiri amanatnya, Kasad menekankan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD agar selalu bijak menyikapi persoalan di tengah masyarakat serta mengedepankan solusi terbaik.

“Perkuat budaya gotong royong, tingkatkan kreativitas dan inovasi serta terus dukung langkah strategis pemerintah dalam pengelolaan energi nasional dan pembangunan ketahanan sosial masyarakat,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

Aisyiyah Resmikan 116 Posbakum, Perempuan Rentan Kini Didampingi
Milad Aisyiyah Gaungkan Dakwah Perempuan, Lawan Kekerasan dan Ketimpangan ‎
Dosen FEB UMY: Perbankan Syariah Harus Siap Hadapi Tekanan Pelemahan Rupiah
Musda KPPI DIY Gedor Regenerasi Politik Perempuan Berkeadilan Gender
‎Mahasiswa STAI Siliwangi Bandung Gegerkan Forum Internasional Tiga Negara ‎
Rektor UMY Blak-blakan Tolak Dapur MBG, DPR Ikut Bereaksi
‎Polri Panen Jagung Bantul, Ketahanan Pangan Nasional Kian Kokoh
Puluhan Warga Binaan Rutan Yogyakarta Antusias Ikuti Manasik Haji Spiritual

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:40 WIB

Aisyiyah Resmikan 116 Posbakum, Perempuan Rentan Kini Didampingi

Senin, 18 Mei 2026 - 13:16 WIB

Milad Aisyiyah Gaungkan Dakwah Perempuan, Lawan Kekerasan dan Ketimpangan ‎

Senin, 18 Mei 2026 - 13:11 WIB

Danrem Pamungkas Tegaskan Prajurit Waspadai Krisis Energi dan Kekeringan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dosen FEB UMY: Perbankan Syariah Harus Siap Hadapi Tekanan Pelemahan Rupiah

Senin, 18 Mei 2026 - 09:13 WIB

Musda KPPI DIY Gedor Regenerasi Politik Perempuan Berkeadilan Gender

Berita Terbaru