CV Arga Pratama Klaim Berhasil Capai Target PAD Parkir Pandeglang 2025

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir kendaraan di Kabupaten Pandeglang pada tahun anggaran 2025 berhasil tercapai 100 persen. Capaian tersebut diperoleh melalui pengelolaan parkir oleh pihak ketiga, yakni CV Arga Pratama.

Memasuki bulan kelima tahun 2026, realisasi pendapatan dari sektor parkir juga telah mencapai sekitar 60 persen dari target yang ditetapkan. Kondisi ini dinilai menjadi indikator positif terhadap peningkatan kontribusi sektor parkir terhadap pendapatan daerah.

Direktur Utama CV Arga Pratama, H. Emus Mustagfirin, mengatakan keberhasilan pencapaian target PAD tahun 2025 merupakan hasil pengelolaan parkir yang dilakukan secara maksimal dan profesional.

“Pada tahun 2025 target PAD dari sektor parkir berhasil tercapai 100 persen,” ujar Emus kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Namun demikian, Emus menyoroti capaian PAD pada tahun 2024 yang tidak memenuhi target. Menurutnya, saat itu pengelolaan parkir dilakukan secara swakelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang.

Ia menjelaskan, pada tahun 2024 pengelolaan parkir sempat diambil alih oleh Dishub dari CV Arga Pratama. Namun, target pendapatan yang ditetapkan tidak tercapai. Pengelolaan parkir kemudian kembali dilelang pada Februari 2025 dan dimenangkan kembali oleh CV Arga Pratama.

“Kami konsisten mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD. Karena itu, kami akan terus berupaya maksimal mencapai target pendapatan guna menopang kemandirian fiskal daerah,” katanya.

Emus menyebutkan, pada periode pengelolaan Maret hingga Desember 2025 atau selama 10 bulan, target PAD sebesar Rp1,10 miliar berhasil direalisasikan secara penuh.

“Sedangkan pada tahun 2024 target PAD parkir sebesar Rp950 juta tidak tercapai. Realisasinya hanya sekitar Rp600 juta karena pengelolaannya dilakukan secara swakelola. Itu yang menjadi perhatian,” pungkasnya.(denni)

Berita Terkait

Rakernis Ditpamobvit Polda Banten 2026 Fokus pada Penguatan Objek Vital Nasional
Sekda Banten Dorong Pejabat Tingkatkan Kepemimpinan, Integritas, dan Pelayanan Publik
Bangun Integritas di Sekolah, Irbansus Banten Ingatkan Bahaya Korupsi dari Hal-Hal Kecil
Andra Soni: Notaris Mitra Strategis Pemerintah dalam Kepastian Hukum dan Investasi
Dimyati Laporkan Pelaksanaan Program Sekolah Gratis Banten kepada Kepala Staf Kepresidenan
Jembatan Piano Mekarsari Direvitalisasi, Perkuat Akses Ekonomi dan Mobilitas Warga
Bupati Dewi Setiani: Hari Anak Nasional Momentum Wujudkan Kabupaten Pandeglang Ramah Anak
Penerimaan Siswa Baru SMK PGRI Pandeglang Melonjak Berkat Program Sekolah Gratis

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:52 WIB

Rakernis Ditpamobvit Polda Banten 2026 Fokus pada Penguatan Objek Vital Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Sekda Banten Dorong Pejabat Tingkatkan Kepemimpinan, Integritas, dan Pelayanan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Bangun Integritas di Sekolah, Irbansus Banten Ingatkan Bahaya Korupsi dari Hal-Hal Kecil

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Andra Soni: Notaris Mitra Strategis Pemerintah dalam Kepastian Hukum dan Investasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:39 WIB

Dimyati Laporkan Pelaksanaan Program Sekolah Gratis Banten kepada Kepala Staf Kepresidenan

Berita Terbaru