Bupati Pandeglang Imbau Evakuasi Dini Ibu Hamil di Wilayah Rawan Banjir

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan menerjang derasnya arus Sungai Cilemer menggunakan perahu karet demi menyalurkan bantuan ke Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kamis (22/1/2026).

Untuk mencapai desa yang dilanda banjir tersebut, Bupati Dewi harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 hingga 40 menit menyusuri sungai. Meski medan cukup sulit, kehadiran orang nomor satu di Pandeglang itu disambut hangat dan penuh haru oleh masyarakat setempat.

Selain menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak di Patia dan Sukaresmi, Bupati Dewi juga menyempatkan diri mengunjungi langsung rumah Sarminah, warga Desa Idaman yang melahirkan di tengah kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa tersebut menjadi perhatian khusus Bupati karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi di situasi darurat.

Pada kesempatan itu, Bupati Dewi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada bidan desa, aparat desa, serta warga yang sigap membantu proses evakuasi Sarminah hingga dapat melahirkan dengan selamat di fasilitas kesehatan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga kami. Apa yang telah dilakukan ini semoga menjadi ladang ibadah dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Bupati Dewi.

Bupati Dewi juga mengimbau kepada aparat kecamatan, pemerintah desa, serta pihak puskesmas agar lebih proaktif melakukan pendataan dan penyisiran, khususnya terhadap ibu hamil di wilayah rawan banjir.

“Jika sudah mendekati waktu persalinan, sebaiknya dilakukan evakuasi lebih awal ke tempat yang lebih aman agar ibu dan bayi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” tegasnya.

Dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut, Bupati Dewi didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan, Camat Patia Supratman, Kepala Desa Idaman, serta Bidan Koordinator Puskesmas Patia, Lilis Sulastri.

Menindaklanjuti arahan Bupati, Lilis Sulastri menyatakan pihaknya siap mengoordinasikan seluruh bidan desa, khususnya di wilayah rawan banjir, untuk mengantisipasi dan melakukan langkah cepat apabila terdapat ibu hamil yang membutuhkan penanganan khusus.

“Siap, Ibu. Kami akan melaksanakan arahan tersebut dan terus berkoordinasi dengan bidan desa di lapangan,” pungkasnya.

(Denni)

Berita Terkait

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045
Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu
Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten
Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang
Wagub Banten Dukung HPN 2026 SMSI, Tekankan Kolaborasi Tangkal Disinformasi
Kunjungan ke Museum Multatuli, HPN 2026 SMSI Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Keadilan
SMSI Pusat Gelar Ekspedisi Budaya HPN 2026, Angkat Sejarah dan Potensi Wisata Banten

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:45 WIB

Wakapolda Banten: SPPG Wujud Dukungan Polri terhadap Pemenuhan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Rombongan Santri Pondok Pesantren Assadilayah Alami Musibah di Pantai Daplangu

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:44 WIB

Program Bang Andra Dongkrak Akses Desa dan Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:02 WIB

Kejati Banten Serahkan Dua Tersangka Korupsi Minyak Goreng ke Kejari Serang

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB