BI DIY Hidupkan Warisan Sudirman, Bangun Semangat Juang Generasi

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPwBI DIY) menggelar “Story Telling Pahlawan Nasional Sudirman”.

‎Dengan tema “Warisan Kepahlawanan Fondasi Masa Depan” di Bangsal Mataram, Yogyakarta, Senin (24/11/2025).

‎Kepala KPwBI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menegaskan bahwa forum tersebut digelar untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kejuangan Jenderal Besar Sudirman.

‎“Semangat beliau selalu relevan, terutama untuk membangun karakter bangsa yang kuat dan berintegritas,” ujarnya membuka acara.

‎Narasumber utama, Muhammad Teguh Bambang Tjahjadi Sudirman, putra bungsu Jenderal Besar Sudirman, menekankan pentingnya menggali keteladanan sang panglima.

‎Ia menegaskan, “Belajar dari Jenderal Soedirman berarti meneladani patriotisme, nasionalisme, pantang menyerah, dan rela berkorban bagi bangsa.”

‎Teguh juga mengingatkan bagaimana sang ayah memimpin perang gerilya di tengah kondisi fisik yang sangat lemah.

‎“Semangat itu mengajarkan agar tidak mudah putus asa dan pentingnya persatuan,” tambahnya.

‎Menurut Teguh, nilai-nilai perjuangan Sudirman sangat relevan untuk generasi masa kini.

‎Ia menyebut keteguhan sang jenderal sebagai fondasi kepemimpinan yang humanis dan berorientasi pada rakyat.

‎“Keterbatasan fisik tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti berjuang; kolaborasi antar warga menjadi kunci keberhasilan bersama,” tegasnya.

‎Hadir pula sejumlah tokoh, termasuk Deputi Kepala BI DIY Hermanto, Wakil Ketua ISEI Yogyakarta Rudy Badrudin, serta berbagai organisasi ekonomi dan pendidikan.

‎Sementara itu, moderator acara Y. Sri Susilo menegaskan bahwa keteladanan Sudirman dapat diterjemahkan menjadi ketangguhan generasi muda di berbagai bidang.

‎“Semangat itu bisa diadaptasi menjadi disiplin, kepemimpinan, relijiusitas, dan kemampuan beradaptasi di era yang cepat berubah,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, peringatan Hari Pahlawan melalui forum ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai patriotisme.

‎“Ini bukan hanya mengenang, tetapi menghidupkan kembali semangat membangun bangsa,” katanya.

(waw)

Berita Terkait

Mahasiswa Guncang Forum Pancasila UGM, Pejabat Didesak Bertanggungjawab
Budiman Sudjatmiko Sesalkan Dialog Mahasiswa di UGM Terhenti Mendadak
Enam Tahun Mengabdi, Al-Ma’mun Bergerak Rawat Yatim dan Dhuafa
Mas Marrel Bongkar Alasan Kraton Tutup Alun-Alun Utara Yogyakarta
‎Al-Maun Bergerak Nyata, Santuni Yatim Dhuafa Perkuat Kepedulian Sosial
‎Milad Keenam Al-Maun Tebar Santunan, Ratusan Dhuafa Tersenyum Bahagia
Jogja Percepat Benamkan Kabel Telekomunikasi Demi Kota Lebih Indah
UWM Gencar Edukasi Digital, Warga Rejowinangun Berebut Beasiswa Kuliah

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:21 WIB

Mahasiswa Guncang Forum Pancasila UGM, Pejabat Didesak Bertanggungjawab

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:29 WIB

Enam Tahun Mengabdi, Al-Ma’mun Bergerak Rawat Yatim dan Dhuafa

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:21 WIB

Mas Marrel Bongkar Alasan Kraton Tutup Alun-Alun Utara Yogyakarta

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:55 WIB

‎Al-Maun Bergerak Nyata, Santuni Yatim Dhuafa Perkuat Kepedulian Sosial

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:25 WIB

‎Milad Keenam Al-Maun Tebar Santunan, Ratusan Dhuafa Tersenyum Bahagia

Berita Terbaru