Bayi Laki-laki Bertali Pusar Ditemukan di Kebun Semin, Dievakuasi ke Puskesmas

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Gunungkidul – Warga Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Gunungkidul, digegerkan penemuan bayi laki-laki di sebuah kebun, Senin pagi (3/8/2026).

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar yang belum dipotong, sehingga memicu kepanikan sekaligus keprihatinan warga sekitar.

“Tangisan bayi terdengar dari arah kebun,” ungkap seorang warga yang mengaku penasaran hingga berinisiatif mencari sumber suara memilukan tersebut.

Setelah ditelusuri, warga menemukan seorang bayi laki-laki berada di bawah pohon kelapa dalam kondisi dibungkus menggunakan sebuah tas.

“Kami benar-benar kaget. Awalnya hanya terdengar suara tangisan, ternyata ada bayi,” tutur warga yang ikut dalam proses penemuan tersebut.

Penemuan itu dengan cepat menyebar sehingga puluhan warga berdatangan untuk memastikan kondisi bayi sekaligus memberikan pertolongan pertama.

“Yang terpenting saat itu menyelamatkan bayi lebih dahulu,” kata salah seorang warga yang ikut mengevakuasi bayi menuju fasilitas kesehatan.

Bayi kemudian segera dibawa ke Puskesmas Semin untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis agar kondisinya tetap stabil.

Bersamaan dengan proses evakuasi, warga juga langsung menghubungi aparat kepolisian agar penanganan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kasus ini sudah dilaporkan kepada pihak berwenang,” ujar warga yang berharap pelaku segera ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian
‎masyarakat karena bayi diduga baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditinggalkan di lokasi yang cukup sepi.

Warga berharap kondisi bayi terus membaik serta memperoleh perlindungan dan perawatan yang layak selama proses penanganan berlangsung.

Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap serta mengidentifikasi pihak yang meninggalkan bayi tersebut.

“Kami menunggu penjelasan resmi dari kepolisian,” ujar sejumlah warga yang sejak pagi memadati lokasi penemuan bayi tersebut.

Belum ada keterangan resmi mengenai motif, waktu pasti bayi ditinggalkan, maupun identitas orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi itu agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan dan pengungkapan kasus. (waw)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total
Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan
Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI
‎FE UWM Cetak Lulusan Berintegritas, Berdampak di Dunia Kerja
Workshop Smart Village UMY Dorong Transformasi Desa Berbasis Teknologi dan Tata Kelola
Dua Bulan Persiapan, Mahasiswa Teknik Sipil UMY Borong Tiga Penghargaan di Malaysia

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:07 WIB

14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Target 150 Ribu Siswa, Dosen UMY Ingatkan Pemerintah Soal Ketimpangan Pendidikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Malioboro Semarak Kirab Kebangsaan, Pesan Persatuan Menggema Jelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirza: Hilirisasi Komoditas Harus Dimulai dari Desa

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:36 WIB

Sumatera Selatan

AMKI Lahat Dilantik, Tekankan Kolaborasi Media dan Pemerintah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:58 WIB

Foto Guru Besar UMY bidang Ilmu Sosiologi, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag.,

Yogyakarta

RUU Perampasan Aset, Pakar UMY: Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:18 WIB