Atlet Kota Yogya Akhiri Penantian Emas 36 Tahun!

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Percasi ke-45 di Ballroom Hotel Maleo Town Square (Matos), Mamuju, Rabu (12/11/2025).

‎Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah menyukseskan ajang nasional tersebut.

‎“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat merasa bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada penyelenggara dan seluruh atlet yang datang dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Junda Maulana.

‎Ia menambahkan, event ini bukan hanya ajang prestasi tapi juga mempererat silaturahmi antar pecatur dari Sabang sampai Merauke.

‎Kejurnas kali ini menjadi momen bersejarah bagi kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya atlet dari Kota Yogyakarta.

‎Setelah 36 tahun penantian, Banyu Wiguno Wening akhirnya mempersembahkan medali emas untuk Kota Yogyakarta di kategori Yunior E Putra.

‎Terakhir kali, emas serupa diraih Arko Pramudito pada 1989 di kelas Yunior C.

‎“Kami sangat bangga dengan pencapaian Banyu Wiguno, juga dua atlet putri kami, Shifania Aulia Cahyono dan Pengestika Nirmala Wening, yang berhasil membawa pulang medali perak,” ungkap Ketua Pengkot Percasi Kota Yogyakarta, Inung Nurzani, Kamis (13/11/2025).

‎Ia menegaskan, hasil ini membuktikan bahwa pembinaan catur di Kota Yogyakarta berjalan efektif dan berkelanjutan.

‎Dengan torehan 1 emas dan 2 perak, kontingen Kota Yogyakarta menegaskan diri sebagai kekuatan penting dalam dunia catur DIY.

‎“Prestasi ini semoga menjadi motivasi bagi atlet-atlet catur di kota lain untuk terus berlatih dan berprestasi di tingkat nasional,” tutup Inung penuh semangat.

(waw)

Berita Terkait

Tiga Pamong Condongcatur Lulus Wisuda, Bukti Komitmen SDM Unggul
177 Lulusan UWM Siap Taklukkan Tantangan Global Dunia
HDSD 2026 DIY Guncang Kesadaran Publik, Inklusi Anak Down Syndrome
‎Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Pereng Kembang Sleman Pagi Ini
‎Guru Wali Murid Serbu Edukasi Gizi SMP Muhammadiyah Bantul
Danrem Pamungkas Hadiri Nyepi Yogyakarta, Serukan Refleksi Kehidupan Mendalam
Posyandu Asparagus Condongcatur Wakili Sleman, Lolos Penilaian Lapangan DIY
Langencarita 2026 Perkuat Identitas Budaya dan Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 00:58 WIB

Tiga Pamong Condongcatur Lulus Wisuda, Bukti Komitmen SDM Unggul

Sabtu, 11 April 2026 - 20:13 WIB

177 Lulusan UWM Siap Taklukkan Tantangan Global Dunia

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WIB

HDSD 2026 DIY Guncang Kesadaran Publik, Inklusi Anak Down Syndrome

Sabtu, 11 April 2026 - 13:35 WIB

‎Mayat Tanpa Kepala Gegerkan Warga Pereng Kembang Sleman Pagi Ini

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17 WIB

‎Guru Wali Murid Serbu Edukasi Gizi SMP Muhammadiyah Bantul

Berita Terbaru

Jogja

177 Lulusan UWM Siap Taklukkan Tantangan Global Dunia

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:13 WIB