Abdul Mu’ti Tekankan Pentingnya Lingkungan Sekolah Bebas Perundungan

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tangerang – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjadi daerah pertama di Indonesia yang menegaskan komitmen bersama dalam melaksanakan Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman. Karena itu, Abdul Mu’ti mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Banten Andra Soni bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Dalam catatan kami, secara nasional ini adalah yang pertama di Indonesia,” kata Abdul Mu’ti usai membuka Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 O2SN, FLS3N, dan LKS yang dirangkaikan dengan Deklarasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta peluncuran Adiwiyata SMA, SMK, dan SKh se-Provinsi Banten di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (9/5/2026).

Ia mengatakan, menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman sangat penting agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. Namun, rasa aman dan nyaman yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga sosial.

“Artinya, rasa aman itu tidak sebatas memberikan fasilitas fisik di sekolah, tetapi lingkungan di sekolah dan sekitarnya juga harus aman, baik dari tindakan perundungan ataupun lainnya,” katanya.

Oleh karena itu, penting ada pengawasan yang melibatkan seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, OSIS, Pramuka, orang tua, serta Pemerintah Daerah (Pemda). Semua itu harus melakukan pengawasan melalui pendekatan yang humanis dan preventif.

“Orang tua terlibat penting dalam mendukung budaya yang aman, itu tidak cukup dari sekolah, karena sering kali kekerasan itu terjadi setelah mereka pulang sekolah,” katanya.

Selain itu, pengembangan talenta siswa melalui kegiatan O2SN, FLS3N, dan LKS ini juga harus terus didukung. Kegiatan pengembangan seperti ini sangat penting bagi anak-anak untuk mendapatkan ruang aktualisasi kreativitas yang dimiliki masing-masing.

“Sehingga dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya talenta anak-anak yang berkembang, tetapi juga tumbuh karakter yang kuat pada siswa. Dalam jangka panjangnya, akan tumbuh generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, penyelesaian persoalan pendidikan bukan urusan kewenangan, tetapi urusan semua pihak. Maka dari itu, agar program yang dicanangkan itu berjalan baik, dibutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

“Karena menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman dan asri itu adalah tugas kita bersama,” katanya.

Selain itu, anak-anak juga perlu diberikan kesempatan untuk bisa mengaktualisasikan diri sesuai dengan talenta yang dimiliki. Tidak semua anak unggul dalam satu bidang tertentu namun tetap memiliki keistimewaan.

“Makanya di situlah keistimewaan anak-anak,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Provinsi Banten terus bergerak maju. Tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pengembangan bakat, kreativitas, karakter, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pada kesempatan itu, gubernur juga merasa bangga atas berbagai capaian prestasi peserta didik Provinsi Banten, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dalam bidang olahraga, para pelajar telah menunjukkan prestasi membanggakan melalui berbagai kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.

Di bidang seni dan budaya, siswa-siswi Banten juga mampu tampil kreatif dan kompetitif melalui festival seni, karya inovatif, dan pertunjukan budaya yang mengharumkan nama daerah. Sementara di bidang sains dan kompetensi keahlian, siswa SMA, SMK dan SKh Provinsi Banten terus menunjukkan peningkatan prestasi melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN) Lomba Kompetensi Siswa (LKS), inovasi teknologi, hingga berbagai ajang talenta tingkat nasional dan internasional.

“Prestasi-prestasi tersebut membuktikan bahwa generasi muda Banten memiliki potensi besar untuk menjadi generasi unggul dan berdaya saing global,” katanya.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot
Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor
Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah
Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan
Lewat Bancakan, Tinawati Andra Soni Perkenalkan Ragam Kuliner dan Budaya Banten ke Relawan Jepang
Update Penanganan Parkir Pancatama, Polda Banten Jelaskan Penetapan Tarif Parkir
Gubernur Andra Soni Ajak NasDem Perkuat Sinergi Akselerasi Pembangunan Banten

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB