Pemda DIY Pastikan Stok Pangan DIY Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penurunan suplai beras premium berdampak pada turunnya omzet pedagang yang selama ini memasok ke pasar, hotel, restoran, hingga katering. (Joke)

Penurunan suplai beras premium berdampak pada turunnya omzet pedagang yang selama ini memasok ke pasar, hotel, restoran, hingga katering. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan ketersediaan dan distribusi pangan di seluruh wilayah DIY berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Harga sejumlah komoditas pangan pun dinilai relatif terkendali.

Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Eling Priswanto mengatakan, hasil pemantauan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menunjukkan pasokan pangan di DIY mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Dapat disimpulkan bahwa kondisi dan distribusi pasokan pangan DIY aman,” ujar Eling di Yogyakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan, meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai, bawang merah, telur, dan daging ayam, neraca ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok per Desember 2025 masih menunjukkan kondisi surplus. Dengan demikian, pasokan dinilai aman hingga akhir tahun.

Menurut Eling, kenaikan harga tersebut masih berada dalam batas wajar dan tidak dipicu lonjakan permintaan masyarakat. Faktor eksternal, seperti perubahan iklim, cuaca ekstrem, peralihan komoditas oleh petani, hingga dampak bencana alam, turut memengaruhi penurunan produksi cabai yang berdampak pada harga secara nasional.

“Masyarakat diharapkan tetap bijak dan rasional dalam berbelanja, sementara pedagang pasar diimbau menjaga ekspektasi harga dan tidak memanfaatkan situasi,” kata Eling.

Sementara itu, Kepala Tim Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Arya Jodilistyo menyebutkan, berdasarkan pola lima tahun terakhir, komoditas penyumbang inflasi pangan seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras memang cenderung mengalami tekanan harga pada Desember.

“Kenaikan ini tidak hanya terjadi di DIY, tetapi juga secara nasional. Namun, data terbaru menunjukkan harga sejumlah komoditas mulai bergerak turun,” ujarnya.

Pemda DIY bersama TPID dan BI DIY terus memperkuat pemantauan pasokan dan harga di pasar guna menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat hingga pergantian tahun. (ihd)

Berita Terkait

WFH ASN DIY Berlaku Setiap Jumat, Layanan Publik Dijaga Tetap Optimal
Pemda DIY Kaji Skema WFH ASN, Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat
ASN DIY Diminta Langsung Ngantor dan Tancap Gas Usai Lebaran, WFA Maksimal 25 Persen
Anggaran Terbatas, Pemda DIY Prioritaskan Tambal Jalan Provinsi Jelang Mudik Lebaran
Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan
Harga Sembako di Gunungkidul Naik Bertahap, TPID DIY Pastikan Stok Aman
Pemda DIY Perkuat Sinergi dengan Komisi V DPR RI, Dorong Infrastruktur Berdampak Nyata
Manunggal Raharja Disiapkan Jadi Pusat Integrasi Data Kemiskinan DIY, Target Tuntas 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:42 WIB

WFH ASN DIY Berlaku Setiap Jumat, Layanan Publik Dijaga Tetap Optimal

Rabu, 1 April 2026 - 19:22 WIB

Pemda DIY Kaji Skema WFH ASN, Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:20 WIB

ASN DIY Diminta Langsung Ngantor dan Tancap Gas Usai Lebaran, WFA Maksimal 25 Persen

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:08 WIB

Anggaran Terbatas, Pemda DIY Prioritaskan Tambal Jalan Provinsi Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:56 WIB

Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

TNI Gaspol Bangun Jalan Desa Grugu, Warga Terharu

Senin, 4 Mei 2026 - 16:13 WIB