Komdigi dan Kominfotik Lampung Latih KIM untuk Perkuat Literasi Digital dan Ekonomi Desa

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Balai Keratun, Lantai 3, Selasa (26/8/2025).

Kegiatan ini menyoroti peran KIM dalam mendukung program strategis nasional, khususnya penguatan Koperasi Desa Merah Putih dan percepatan transformasi digital masyarakat.

Plt. Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digital, Marolli J. Indarto, menyampaikan bahwa KIM berperan penting sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“KIM menjadi ujung tombak penyampaian informasi yang akurat dan membumi, agar program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dapat dipahami dan diikuti masyarakat,” ujarnya.

Marolli menambahkan, program Koperasi Desa Merah Putih yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa, mengurangi kesenjangan kota-desa, dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Dalam era digitalisasi, lanjut Marolli, KIM diharapkan mampu menyajikan konten edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Peserta Bimtek juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi dengan nilai setara 6 GB sebagai bukti peningkatan kapasitas di bidang komunikasi publik digital.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menekankan pentingnya dukungan pembiayaan bagi KIM melalui mekanisme Dana Desa.

“KIM dapat menjadi motor penggerak publikasi program pemerintah, mulai dari koperasi, stunting, hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Untuk itu perlu payung hukum agar kegiatan mereka bisa dibiayai secara berkelanjutan,” jelas Ganjar.

Bimtek ini juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara KIM, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi desa, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Acara ini dihadiri perwakilan Kominfo kabupaten/kota, Dinas Koperasi dan UKM, media, serta anggota KIM secara daring maupun luring.

Dengan adanya pelatihan ini, KIM diharapkan menjadi jembatan efektif penyebaran informasi strategis sekaligus motor penggerak literasi digital menuju masyarakat desa yang mandiri dan inklusif. (Nad)

Sumber: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Gubernur Lampung Jadikan Lampung In Garda Depan Pelayanan Publik Modern
Pemprov Lampung Optimalkan Koperasi Merah Putih untuk Percepat Hilirisasi dan Kemandirian Desa
Cetak Tenaga Kerja Berkualitas, Pemprov Lampung Terapkan Seleksi Ketat Kelas Migran
Pemprov Lampung dan OJK Bersinergi Hadirkan Lampung Financial Festival 2026
Lampung Optimalkan Potensi Ekonomi Syariah untuk Percepat Pertumbuhan Inklusif 2027
Lampung Catat Prestasi di ADLGA 2026, Marindo Dinilai Berhasil Dorong Tata Kelola Digital
Rahmat Mirzani Tegaskan APBD Bukan Sekadar Dokumen Keuangan, tetapi Alat Pembangunan
Penguatan Distribusi Pangan Jadi Fokus Pemprov Lampung dalam Mengendalikan Inflasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:13 WIB

Gubernur Lampung Jadikan Lampung In Garda Depan Pelayanan Publik Modern

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:26 WIB

Pemprov Lampung Optimalkan Koperasi Merah Putih untuk Percepat Hilirisasi dan Kemandirian Desa

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:17 WIB

Cetak Tenaga Kerja Berkualitas, Pemprov Lampung Terapkan Seleksi Ketat Kelas Migran

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Lampung dan OJK Bersinergi Hadirkan Lampung Financial Festival 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:02 WIB

Lampung Optimalkan Potensi Ekonomi Syariah untuk Percepat Pertumbuhan Inklusif 2027

Berita Terbaru